CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon menambah persediaan bufferstock sebanyak 1.000 paket untuk mengantisipasi potensi kebencanaan termasuk erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kepala Dinsos Kota Cilegon Lia Nurlia Mahatma mengatakan, tambahan bufferstock tersebut dianggarkan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT).
“Untuk yang dianggarkan di ABT ini kita tambah 1.000, yang sebelumnya sudah selesai, habis,” kata Lia.
Menurut Lia, bufferstock tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan dasar masyarakat ketika terjadi bencana. Bantuan yang disiapkan terutama berupa bahan pangan dan kebutuhan pokok.
“Nanti kaitan dengan kebencanaan, bufferstock itu kan kaitannya sembako untuk kebencanaan,” ujarnya.
Namun, penyaluran bantuan tidak dapat dilakukan secara langsung tanpa adanya penetapan kondisi bencana.
Dinsos membutuhkan pernyataan atau rekomendasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai dasar penyaluran.
“Kita langsung, tapi harus ada pernyataan dari BPBD bahwa itu bencana,” katanya.
Lia menjelaskan, bantuan yang disiapkan antara lain beras dan berbagai kebutuhan pokok.
Selain bantuan logistik, Dinsos juga memiliki dukungan dapur umum yang dapat dioperasikan apabila terjadi kondisi darurat.
“Biasanya beras, sembako lah. Kita ada dapur umum juga,” ujarnya.
Ia memastikan Dinsos Cilegon siap menjalankan tugas dalam penanganan masyarakat ketika terjadi bencana maupun pada masa setelah bencana.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat akan menjadi perhatian utama, sehingga bantuan dan layanan sosial dapat diberikan sesuai kondisi di lapangan.
“Intinya kalau Dinsos bertugas saat bencana dan pascabencana, insyaallah apa yang jadi kebutuhan kita siap, bagaimana memenuhi kebutuhan itu,” pungkas Lia.
Editor Daru

