• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama Pemerintahan

Sawah di Banten Kekeringan, Ini Penyebab dan Langkah Mitigasi Distan

Yusuf Permana by Yusuf Permana
Jumat, 11 September 2026 13:22
in Pemerintahan
0

Doc panen raya singkong di Kabupaten Lebak (Biro Adpim Setda Banten)

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kekeringan yang melanda persawahan Banten tidak hanya disebabkan minimnya hujan. Hasil monitoring Pengawas Organisme Pengganggu Tumbuhan di lapangan menemukan sejumlah persoalan yang membuat petani kesulitan mendapatkan air untuk mempertahankan tanaman padi.

Dinas Pertanian Provinsi Banten mencatat setidaknya ada empat kondisi utama yang menyebabkan lahan pertanian terdampak kekeringan.

Pertama, tidak terjadi hujan selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Kedua, sejumlah lahan merupakan sawah tadah hujan sehingga tidak memiliki sumber air alternatif ketika hujan berhenti.

Ketiga, sumber air yang sebelumnya tersedia mulai mengering akibat kemarau berkepanjangan. Keempat, terdapat sumber air tetapi lokasinya terlalu jauh dari lahan sehingga menyulitkan proses pompanisasi.

Kondisi tersebut membuat kemampuan petani mempertahankan tanaman sangat bergantung pada ketersediaan sumber air.

Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Saiful Bahri mengatakan petani pada dasarnya akan tetap mengolah lahan selama air tersedia.

“Karena pada prinsipnya petani kalau ada air, pasti mengolah lahan,” ujar Saiful, Jumat 11 September 2026.

Menghadapi ancaman El Niño yang diprediksi berlangsung hingga Oktober 2026, Dinas Pertanian Banten menyiapkan enam langkah mitigasi.

Pertama, petani dianjurkan menggunakan varietas benih yang toleran terhadap kekeringan. Kedua, pemerintah menyiapkan program irigasi perpompaan, irigasi perpipaan dan bangunan konservasi untuk menghadapi anomali iklim.

Ketiga, perbaikan jaringan irigasi sekunder maupun tersier. Keempat, memberikan premi asuransi usaha tani kepada kelompok tani yang mengalami puso.

Kelima, penanaman diarahkan ke wilayah yang memiliki sumber air memadai. Keenam, kalender tanam akan disesuaikan dengan kondisi iklim dan ketersediaan air.

Langkah tersebut disiapkan untuk menekan risiko kerusakan tanaman sekaligus membantu petani menghadapi perubahan pola musim akibat El Niño.

Dengan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya mendukung, petani diminta memperhitungkan ketersediaan air sebelum memulai musim tanam. Sebab, penanaman tanpa dukungan sumber air yang cukup berpotensi meningkatkan risiko puso.

Editor: Abdul Rozak

Tags: Distan BantenEl NiñoirigasiKekeringanmitigasiPetanisawah Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kekeringan akibat El Niño, 2.839,75 Hektare Tanaman Padi Banten Rusak

Next Post

Sekda Kota Serang Lantik 190 ASN di Taman Sari

Next Post

Sekda Kota Serang Lantik 190 ASN di Taman Sari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Banten International Stadium Kembali Dilirik Investor, Bakal Bawa Investasi Rp 850 Miliar

by Yusuf Permana
Jumat, 11 September 2026 17:12
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Banten International Stadium (BIS) kembali mendapat perhatian investor. Stadion yang kini dimanfaatkan sebagai kandang klub Liga 1...

Bupati Tangerang Dukung Satgas Anti Rentenir

by Mulyadi
Jumat, 11 September 2026 17:11
0

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mendukung pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir di Kabupaten Tangerang. Dia meminta...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.