SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Inovasi program Aku Desa Digital milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang mendapatkan apresiasi pada ajang Radar Banten Award 2026.
Program digitalisasi pelayanan publik tersebut melibatkan pemerintah di tingkat desa untuk aktif membantu melayani masyarakat. Dengan demikian, pelayanan administrasi kependudukan menjadi lebih mudah dan dekat dengan masyarakat.
Penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Utama Radar Banten, Mashudi, kepada Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Warnerry Poetri, di Ballroom Graha Pena Radar Banten, Rabu, 23 September 2026.
Warnerry Poetri mengatakan program tersebut merupakan transformasi pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang tidak lagi berfokus di UPT kecamatan, tetapi bergeser langsung ke desa.
“Program Aku Desa Digital itu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Jadi pelayanan itu bergeser ke desa,” ujar Warnerry saat ditemui usai menerima penghargaan.
Melalui program ini, masyarakat cukup datang ke kantor desa yang sudah bermitra dengan Disdukcapil. Di sana, warga akan dilayani oleh operator desa untuk mengakses berbagai layanan kependudukan, kecuali perekaman KTP elektronik (KTP-el).
Mekanismenya, operator desa akan mengunggah seluruh dokumen persyaratan melalui aplikasi Serba Digi. Setelah masuk ke aplikasi, Disdukcapil kemudian melakukan penginputan ke dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan melakukan verifikasi.
“Setelah selesai dokumennya ya kita kembalikan lagi kepada masyarakat. Misalnya KK, KTP dan akta kelahiran semuanya,” jelasnya.
Untuk penyerahan dokumen, jika berbentuk PDF, dokumen akan dikirimkan langsung ke email warga. Sedangkan dokumen fisik seperti KTP-el dan Kartu Identitas Anak (KIA) akan dikirimkan melalui jasa kurir atau dapat diambil langsung di UPT, kantor dinas, maupun kantor desa.
Warnerry menegaskan seluruh layanan kependudukan di Kabupaten Serang saat ini sudah digital dan online. Ke depan, pihaknya akan terus mengembangkan inovasi pelayanan.
“Semuanya sudah digital, sudah online semuanya layanan kependudukan sudah online. Ke depan pengembangannya tinggal inovasi-inovasi baru aja. Kita ke depan itu ada dua inovasi yang sedang kita garap,” pungkasnya.
Hingga saat ini, tercatat sudah 182 desa di Kabupaten Serang yang telah bermitra dalam program Aku Desa Digital. Dengan demikian, warga tidak perlu jauh-jauh datang ke pusat pelayanan di Ciruas.
Editor: Aas Arbi












