JAKARTA – Beberapa perempuan ingin memiliki warna bibir merona alami. Apalagi bagi mereka yang memiliki gaya hidup tak sehat seperti merokok atau minum alkohol. Biasanya mereka memiliki bibir lebih kusam.
Malas menutupinya bolak-balik dengan lipstik, para kaum hawa memilih metode sulam bibir sebagai jalan keluarnya.
Hal itu terlihat dalam acara pameran kecantikan Cosmobeaute 2017 di Jakarta Convention Center, Jumat (13/10). Kaum wanita berbondong-bondong mendatangi booth tato sulam alis dan bibir, Ali Tattoo.
Tak jarang dari mereka yang berani dan bersemangat meminta bibirnya disulam. Bahkan satu di antara mereka, ada pengunjung yang berusia lansia di atas 60.
“Bibir saya kering dan pecah-pecah karena usia sudah lanjut. Saya ingin saat tersenyum seperti segar, merona, dan awet muda,” ujar salah satu pengunjung, sebagaimana dilansir JawaPos.com.
Pemilik Ali Tattoo, Koh Ali menjelaskan sulam bibir membuat bibir tampak merona alami tak perlu memakai lipstik lagi. Teknik itu bahkan bisa tahan lama hingga 4-5 tahun.
“Seperti alami, orang enggak menyangka itu tak pakai lipstik. Cukup pakai pelembab saja,” jelas Ali.
Salah satu pesulam atau Grand Master, Jane razell menjelaskan, sulam bibir agak berbeda dengan sulam alis yang tak terlalu banyak pantangannya. Sulam bibir justru lebih banyak pantangannya jika ingin hasil yang lebih optimal.
“Ada sejumlah makanan-makanan tertentu yang tak boleh dimakan. Selama 10 hari setelah disulam. Agar hasilnya maksimal tidak cepat luntur,” ungkap Jane.
Salah satunya yakni tidak boleh minum air hangat atau panas, tidak boleh makan kecap, tidak boleh makan seafood, dan lainnya. Untuk pilihan warna, tergantung selera konsumen disesuaikan dengan warna kulit.
Ali Tattoo juga memiliki teknik pengaplikasian tinta herbal ke dalam bibir sehingga bibir terlihat merona alami yakni sulam bibir crystal. Sulam bibir ini bisa bertahan kurang lebih 4-5 tahun. Garansi diberikan dua kali revisi tanpa batas waktu. (IKA/JPC)








