SERANG – Seorang perempuan bernama Marni ditemukan tak bernyawa di ruas Tol Tangerang-Merak, Kilometer 69, Lingkungan Bogeg, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Minggu (2/12) dinihari. Didua Marni tewas tertabrak Toyota Vios nopol A 1106 AN lantaran berusaha menyeberang jalan bebas hambatan tersebut.
Informasi diperoleh, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) itu terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Sebelumnya, sebuah sedan yang dikemudikan Agung Permana melaju dari arah Merak menuju Tangerang. Saat melintas di lokasi kejadian, Marni diduga menyeberangi jalan tol.
“Kendaraan melaju di lajur cepat. Saat di tempat kejadian perkara, dari arah kanan jalan seorang perempuan diduga hendak menyeberang lalu tertabrak,” kata Kanitlaka Ditlantas Polda Banten Inspektur Polisi Dua (Ipda) Pujianto dihubungi Minggu (2/12).
Agung Permana yang tidak menyangka keberadaan korban tak dapat lagi menghindari tabrakan. Tubuh korban terpental ke aspal setelah menghantam bodi depan mobil. Kuatnya benturan itu menyebabkan bagian kap mobil dan kaca depan pecah. Sementara, korban langsung meninggal dunia. “Marni meninggal dunia di lokasi serta kendaraan mendapat kerusakan di bagian depan,” kata Pujianto.
Usai kejadian, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang menabrak korban sebagai barang bukti. “Korban dibawa ke RSUD Serang dan mengamankan barang bukti,” ucap Pujianto.
Diakui Pujianto, kasus lakalantas tersebut diduga kuat disebabkan oleh kelalaian korban yang menyeberang di dalam ruas jalan berbayar. Meski demikian, kasus itu tetap diusut polisi. “Penyebab lakalantas masih dalam proses penyidikan Seksi Lakalantas Polda Banten,” jelas Pujianto.
Pujianto mengimbau masyarakat agar menyeberang melalui jembatan penyeberangan atau overpass yang telah disediakan. “Kecelakaan seperti ini sangat kami sesalkan karena seharusnya sama sekali tidak perlu terjadi, jika seluruh pihak memperhatikan keselamatan berlalu lintas,” imbau Pujianto. (Merwanda/RBG)










