• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Enggak Tahan Punya Suami Mata Keranjang

Redaksi by Redaksi
Rabu, 12 Juni 2019 16:03
in Berita Utama, Umum
Enggak Tahan Punya Suami Mata Keranjang

Ningsih (34), nama samaran, mempunyai firasat buruk terhadap suaminya, sebut saja Jono (40). Ia curiga suaminya suka main perempuan. Apalagi mendengar kabar kalau suaminya dikenal mata keranjang. Yassalam.

Sebelum menikah, status keduanya memang janda ketemu dua. Namun, Ningsih bukan janda biasa, melainkan kembang desa yang diincar banyak pria. Baru memiliki satu anak balita, wajah dan bentuk tubuh Ningsih masih menggoda. Begitu pula dengan Jono. orangnya ganteng dan kaya, tak heran Jono menjadi pujaan banyak wanita meski berstatus duda. Sayangnya, Jono dikenal playboy, yang tidak diketahui Ningsih sebelum resmi menjadi suaminya.

RelatedPosts

Kampung BAZNAS

BAZNAS Kabupaten Serang Bangun 131 Rumah Jadi Layak Huni

Minggu, 8 November 2026 18:29
Akreditasi Perpustakaan

Kejar Akreditasi Perpustakaan dan Inklusif Sosial, DPKD Kabupaten Serang latih Pengelola Perpustakaan

Minggu, 8 November 2026 18:25
Kejaksaan Negeri Serang

Pinjam Motor untuk Menagih Utang, Pria Ini Malah Gadaikan Honda Beat Milik Teman

Minggu, 8 November 2026 18:22
Brimob Banten

Kombes Pol Hadi Saepul Rahman Resmi Jabat Dansatbrimob Polda Banten

Minggu, 8 November 2026 16:37

Ditemui Radar Banten di Kecamatan Pabuaran, Ningsih terlihat sibuk melayani pembeli di warungnya. Saat didekati, Ningsih malah curhat tentang perilaku buruk suaminya yang sering menggoda perempuan, terutama yang masih ABG. “Banyak yang bilang kalau suami tuh mata keranjang. Aku juga baru sadar. Kalau dia tetap enggak berubah, saya mah mau cari suami lagi,” ancamnya. Memangnya gampang cari suami lagi!

Ningsih mengaku sudah gerah dengan tingkah suaminya dan merasa tak bahagia meski dari segi ekonomi tercukupi. Jono memang kaya, ayahnya punya banyak sawah, selain tampilan Jono yang keren sehingga Ningsih tergoda dan menerima ajakannya dulu untuk membina rumah tangga. “Ya memang sih ekonomi saya meningkat sampai punya usaha warung sendiri. Tapi, jujur saya merasa enggak dihargai,” keluhnya.

Diceritakan Ningsih, bisa menikah dengan Jono awalnya dikenalkan pamannya yang kekeh ingin menjodohkannya karena tersuap uang dan proyek garapan sawah. Setelah perkenalan itu, Jono setiap hari menemui Ningsih di rumahnya.

“Dia sering kasih saya hadiah, baju, jam tangan, kadang juga makanan,” kenangnya. Enggak bawa berlian kan!

Awalnya Ningsih tidak menerima begitu saja. Sampai sebulan kemudian hubungan mereka semakin dekat, komunikasi juga semakin intens. Lama-lama Ningsih merasa tak enak hati terhadap Jono dan mulai meresponsnya. Seiring waktu Ningsih mulai luluh dan menerima kehadiran Jono. Ningsih pun ditembak Jono, dorr. Tak butuh lama untuk Jono melamar Ningsih yang sudah membutuhkan belaian seorang pria karena lama berstatus janda. Ningsih menerima lamaran Jono. Seminggu kemudian mereka menikah.

Awal rumah tangga, Ningsih bersama anaknya merasa bahagia dengan kehadiran Jono yang mampu membantu perekonomiannya sehari-hari. Apalagi Jono termasuk suami yang tak perhitungan. Apa yang Ningsih mau, pasti dituruti. Bahkan, membelikan Ningsih rumah sekaligus warung yang kini dia tempati.

“Mas Jono juga termasuk suami romantis. Apalagi di atas ranjang ketimbang mantan suami. Pas malam pertama, di atas kasur sampai ditaburi bunga-bunga mawar merah gitu. Lucu sih, sempat terkesima juga waktu itu,” kenang Ningsih mesem-mesem.

Namun, sampai setahun berumah tangga tak kunjung dikaruniai keturunan. Dengan pasangan sebelumnya, Jono sudah memiliki dua anak. “Ya namanya anak rezeki dari Tuhan. Saya sih santai saja,” ujarnya.

Namun, situasi itu sepertinya menjadi masalah bagi Jono. Setelah tiga tahun berumah tangga, sikap Jono mulai berubah, tidak ada lagi sikap lembut dan perhatian dari Jono yang diberikan kepada Ningsih. Keromantisan yang ditunjukkan Jono dulu hanya topeng belaka.

“Duit sih dia masih ngasih, tapi perlakuannya mulai kasar,” kesalnya. Sabar, Mbak.

Awalnya Ningsih masih menerima sikap Jono itu. Ningsih mulai emosi ketika mengetahui suaminya sering menggoda tetangganya yang berstatus perawan dan masih muda. “Saya lihat sendiri dia sambil naik motor senyum-senyum gitu ke tetangga yang lagi jalan kaki,” sesalnya. Mungkin cuma bersikap ramah aja.

Kemarahan Ningsih semakin memuncak ketika tetangganya mengadukan kelakuan Jono pada ibunya dan marah-marah kepada Ningsih. Ia malu dan langsung menegur Jono. Bukannya menyadari, Jono malah balik memarahi Ningsih. “Masa dia bilang ‘terserah gue’, kan bikin emosi,” kesalnya.

Kondisi itu pun masih dirasakan Ningsih sampai sekarang. Saat ini Ningsih hanya bisa memendam rasa sakit melihat perilaku buruk suaminya tanpa pernah bercerita kepada siapa pun. Ia hanya bisa menangis setiap mengingat perubahan sikap suami.

“Pokoknya nanti saya urus surat kepemilikan tanah dan rumah ini dulu, baru cerai,” ancamnya.

Semoga apa yang akan dilakukan Mbak merupakan jalan terbaik. Amin. (mg06/zai/ira)

 

 

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkot Cilegon Terbitkan Surat Tanda Penduduk Nonpermanen

Next Post

Satpol PP Lebak Tertibkan Puluhan PKL

Next Post
Satpol PP Lebak Tertibkan Puluhan PKL

Satpol PP Lebak Tertibkan Puluhan PKL

Prakiraan Cuaca Banten Minggu 8 November 2026, Lebak dan Kabupaten Serang Berpotensi Hujan

Prakiraan Cuaca Banten Minggu 8 November 2026, Lebak dan Kabupaten Serang Berpotensi Hujan

Minggu, 8 November 2026 08:35
Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
open bidding eselkn II di lingkungan pemkab lebak

Open Bidding 12 Jabatan Eselon II Kabupaten Lebak Tunggu Jadwal dari BKN

Sabtu, 7 November 2026 08:34
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
serapan pupuk subsidi

Serapan Pupuk Subsidi Banten Belum Optimal, Petani Terkendala Cuaca dan Pendataan

Jumat, 6 November 2026 20:06

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kampung BAZNAS

BAZNAS Kabupaten Serang Bangun 131 Rumah Jadi Layak Huni

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 8 November 2026 18:29
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Serang membangun sebanyak 131 rumah Tidak layak huni (Rutilahu) menjadi rumah layak huni....

Akreditasi Perpustakaan

Kejar Akreditasi Perpustakaan dan Inklusif Sosial, DPKD Kabupaten Serang latih Pengelola Perpustakaan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 8 November 2026 18:25
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang mendorong agar akreditasi perpustakaan sekolah bisa di tingkatkan dan menjadikan perpustakaan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.