TANGERANG – Pembangunan fisik menjadi program utama di berbagai desa di Kabupaten Tangerang. Salah satunya, Desa Kampungbesar, Kecamatan Teluknaga. Selain membangun jalan dengan konstruksi beton, Pemerintah Desa Kampungbesar juga membangun kantor desa dengan desain modern untuk proses pelayanan kepada masyarakat nyaman.
Hal tersebut dikatakan Kepala Desa Kampungbesar Dedy Apriadi. Ia menyebutkan bahwa pembangunan kantor desanya dilakukan Juli 2018.”Alhamdulillah, saat ini, kantor desa lebih nyaman dan layak. Sehingga, masyarakat bisa nyaman saat mengurus keperluannya di kantor desa,” kata Kepala Desa Kampungbesar periode 2015-2021 itu.

Di tempat yang sama, Kepala Urusan (Kaur) Pembangunan Desa Kampungbesar Jaenudin mengakui, kantor desanya dibangun cukup megah. ”Terakhir dibangun sekitar tahun 80-an dan dibangun karena memang sudah tidak layak. Tapi sekarang, alhamdulillah, kata warga, bangunan kantor ini terbaik di desa, bahkan ada yang bilang paling bagus se-kecamatan,” akunya.
Lebih lanjut, Jaenudin menuturkan, setelah Kantor Desa Kampungbesar dibangun dengan bentuk baru, menjadi lebih luas. Sebelum dibangun, kantor desa di Jalan KH Mushonif KM 2 itu luasnya hanya 5×10 meter persegi. Kini, luasnya menjadi 9×23 meter persegi.
”Kantor desa ini ada di atas tanah milik desa yang luasnya sekitar 800 meter persegi. Kantor desa dibangun ulang menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2018. Hasilnya, wajah baru dari kantor desa ini menambah semangat para staf desa melayani masyarakat,” tutur Jaenudin. Meski begitu, ia enggan menyebutkan secara persis nilai anggaran yang dihabiskan untuk membangun Kantor Desa Kampungbesar dengan model kekinian itu.
Desa dengan luas sekira 800 hektare ini juga memiliki program tahunan berupa renovasi masjid atau musala. Program ini dilakukan setiap menjelang Ramadan. Mulai dari perbaikan mik, speaker, dan bangunan masjid atau musala.
Pembangunan infrastruktur secara umum, diakui Jaenudin, sudah mencapai sekitar 80 persen. Yakni, dari pembangunan jalan beton, saluran air, dan saluran pembuangan air limbah (SPAL). ”Sisanya, akan dituntaskan di tahun ini. Seperti jalan yang belum selesai akan dituntaskan dengan paving block dan perawatan saluran air serta normalisasi irigasi dari Kali Cisadane terus dilakukan mencegah meluapnya air saat hujan dan membuat genangan,” pungkasnya. (pem/rb/sub)










