LEBAK – Taman Salahaur yang berada di Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, dikeluhkan pengunjung. Soalnya, selain kurang terawat fasilitas pendukung di area itu sangat terbatas. Mereka berharap, ke depan taman yang telah menghabiskan anggaran ratusan juta itu dipelihara agar tidak kotor dan tamannya tetap indah.
Nurul Huda Maarif, pengunjung Taman Salahaur menyatakan, musala dan toilet di Taman Salahaur sangat kotor. Sehingga membuat tempat tersebut terasa kurang nyaman. “Musala dan toiletnya kotor. Bahkan, tamannya pun kurang terawat dengan baik,” kata Nurul kepada Radar Banten, Senin (28/10).
Dia meminta, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak sebagai pengelola Taman Salahaur segera menempatkan pegawai untuk mengurusi taman tersebut. Jangan sampai, taman yang dibangun dengan dana yang besar ini dibiarkan menjadi kumuh. “Kita kasih masukan saja kepada pemerintah daerah. Semoga ada evaluasi dalam pengelolaan taman. Tujuannya tentu saja agar pemerintah merawat dan memelihara taman kota agar tetap indah dan nyaman dikunjungi,” katanya.
Isnaeni, pengunjung lainnya berharap, ke depan, pengelolaan dan pemeliharaan taman harus lebih baik lagi. Jangan dibiarkan rusak seperti saat ini. “Taman Salahaur dibangun Pemprov Banten dan telah diserahterimakan kepada Pemkab Lebak. Jadi taman ini sudah menjadi aset pemerintah daerah. Karenanya, kita minta dikelola dengan baik agar tetap bersih dan tidak kumuh,” harapnya.
Terpisah, Kepala DLH Kabupaten Lebak Nana Sundjana mengaku sudah menugaskan salah seorang pegawai untuk memelihara Taman Salahaur. “Saya akan cek kondisi Taman Salahaur. Nanti akan kita evaluasi bagaimana pemeliharaan dan perawatan taman tersebut. Jika memang dibutuhkan penambahan petugas maka akan ditambah,” katanya.
Nana meminta kepada semua elemen masyarakat yang berkunjung ke Taman Salahaur untuk menjaga taman tersebut agar tetap bersih dan rapi. “Pengunjung harus menjaga kebersihan dan keindahan di Taman Salahaur. Jangan buang sampah sembarangan, karena di sana telah disediakan tempat sampah yang memadai,” katanya. (tur/zis)










