JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menargetkan pengembangan layanan daycare atau penitipan anak di kawasan industri dan lingkungan perusahaan di Provinsi Banten melalui program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak).
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Banten, Yuda Ganda Putra mengatakan, pengembangan daycare di perusahaan menjadi bagian dari penguatan program prioritas nasional bidang pembangunan keluarga dan sumber daya manusia. Menurutnya, saat ini terdapat 40 layanan TAMASYA yang telah berjalan di Provinsi Banten dan akan terus diperluas ke wilayah industri.
“Program TAMASYA menjadi salah satu prioritas dalam penguatan SDM,” ujar Yuda, Kamis, 21 Mei 2026. Ia menjelaskan, keberadaan daycare di perusahaan menjadi bentuk dukungan terhadap pekerja perempuan agar tetap produktif tanpa mengabaikan pengasuhan dan tumbuh kembang anak.
Selain itu, layanan daycare juga dinilai penting untuk memastikan anak mendapatkan stimulasi pendidikan dan pengawasan yang baik sejak usia dini. “Ke depan penguatan program diarahkan pada daycare di lingkungan perusahaan dan kawasan industri,” katanya.
Menurut Yuda, pengembangan program tersebut merupakan implementasi Asta Cita Presiden RI dalam penguatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menambahkan, hingga saat ini empat dari lima program prioritas BKKBN tahun 2026 telah berjalan di Banten dengan capaian yang dinilai positif. “Program-program ini akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Sebelumnya, penguatan program TAMASYA juga dibahas dalam pertemuan Gubernur Banten Andra Soni dengan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji di Gedung BKKBN RI, Jakarta Timur.
Editor : Rostinah









