CILEGON – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon mengimbau kepada warga untuk tidak panik terhadap informasi penyebaran virus corona.
Kepala Dinkes Kota Cilegon Arriadna menjelaskan, informasi yang beredar terkait dugaan adanya tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang diduga terpapar virus corona merupakan informasi bohong atau hoaks.
“Sampai sekarang belum ada pernyataan resmi jika TKA itu mengidap penyakit corona. Perlu diketahui TKA itu sudah lama ada di Cilegon,” ujar Arriadna usai sosialisasi corona di kantor Dinkes Kota Cilegon, Kamis (6/2).
Ia melanjutkan, untuk bisa masuk ke Kota Cilegon, Warga Negara Asing (WNA) akan melalui proses screening yang panjang. Sejak tiba di bandara atau sebelum sandar di pelabuhan, WNA diperiksa terlebih dahulu oleh petugas.
Jika diduga telah terpapar virus itu maka WNA itu akan langsung menjalani karantina, sesuai dengan prosedur dan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Untuk menyosialisasikan terkait virus itu, selain dengan agenda sosialisasi di kantor, Arriadna mengaku telah melayangkan surat edaran ke seluruh camat dan lurah, serta mengerahkan petugas di Puskesmas. (Bayu Mulyana)








