LEBAK – Indra alias Saputra (35), babak belur dihajar massa di Kampung Pasirroko, Desa Cimarga, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Rabu (5/2). Warga Palembang, Sumatera Selatan ini dipergoki mencuri uang dari dalam mobil Toyota Kijang LGX milik Muhammad Nur.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, Muhamad Nur bersama istrinya, Fitri dan orangtuanya Siti Rohmah mencairkan cek hasil penjualan karet dari BNI Cabang Rangkasbitung. Usai mengambil uang di bank, mereka pulang ke Cimarga. Tetapi, Muhammad Nur mampir di rumah salah satu kerabatnya di Pasirroko. Muhammad Nur kemudian memasukkan mobil ke pekarangan rumah.
Tanpa disadari korban, mobilnya telah dibuntuti pelaku bersama temannya sejak keluar dari BNI Cabang Rangkasbitung. Setelah para penumpang turun, pelaku masuk ke pekarangan rumah dan membuka pintu mobil. Dalam hitungan detik, pelaku berhasil mengambil plastik hitam berisi uang tunai yang berada di kursi tengah mobil.
Namun, aksi pelaku dipergoki Fitri. Istri korban langsung meneriaki pelaku maling. Teriakan Fitri membuat Muhammad Nur bersama warga sekitar langsung berlari mengejar pelaku.
Muhammad Nur berhasil menendang pelaku dari atas motor. Akibatnya, motor Yamaha N-Max yang ditumpangi pelaku terguling. Indra kemudian ditangkap warga dan dipukuli. Sementara satu orang pelaku berhasil kabur.
Dini, kerabat korban mengatakan, Fitri melihat ada seseorang yang membuka pintu mobil dan mengambil barang. Menyadari orang tersebut maling, Fitri kemudian teriak. “Satu orang berhasil ditangkap, sedangkan temannya berhasil kabur,” kata Dini kepada wartawan, kemarin (5/2).
Menurutnya, uang yang telah diambil pelaku berhasil diselamatkan Muhamad Nur bersama warga lain. Uang tersebut merupakan hasil penjualan karet. Setiap seminggu sekali, keluarganya mengambil uang ke bank di Rangkasbitung. “Saudara saya sadar bahwa mereka diikuti dari Rangkasbitung. Namun, mereka enggak menyangka bahwa keduanya akan melakukan tindakan kriminal,” ungkapnya.
Pelaku yang diamankan masyarakat kini telah dibawa anggota Polsek Cimarga. Dia berharap, satu orang pelaku yang kabur dari lokasi kejadian dapat segera diamankan agar tidak membuat resah masyarakat. “Mudah-mudahan yang berhasil kabur dapat segera ditangkap agar mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan penegak hukum,” harapnya.
Kapolsek Cimarga Inspektur Polisi Satu (Iptu) Ahmad Rifai mengaku satu pelaku telah diamankan di Mapolsek Cimarga. “Sekarang sudah diamankan dan dimintai keterangan oleh penyidik,” kata Rifai. Dari informasi yang dihimpun penyidik, barang bukti yang diamankan berupa sepeda motor yang digunakan untuk kejahatan Yamaha N-Max, mobil Toyota Kijang, dan uang Rp150 juta. “Diamankan juga satu bungkus plastik putih berisi kunci T,” kata Rifai. (tur/nda/ags)








