TAKTAKAN – Konsep penataan lingkungan diakui belum dimiliki. Namun, warga RT 03 RW 01, Lingkungan/Kelurahan Kuranji, Kecamatan Taktakan, menyepakati untuk meningkatkan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungannya.
“Warga sudah sepakat untuk gotong royong setiap minggu. Pas hari Jumat,” terang Ketua RT 03 RW 01, Lingkungan Kuranji, Abdurrouf, Minggu (15/3).
Kesepakatan warga dengan pengurus RT 03 itu, menurut Abdurrouf, menandakan Lingkungan Kuranji siap mengikuti Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020.
Lomba untuk menataan kampung agar lebih bersih dan aman itu, diakui Abdurrouf, menjadi salah satu program positif yang digulirkan Pemkot Serang dengan Radar Banten, Polda Banten, dan Korem 064 Maulana Yusuf Serang. Warga RT 03 pun merespons positif LRLA. Ia mengetahuinya ketika menyosialisasikan lomba kampung resik lan aman itu kepada warganya.
”Warga sudah dikasih tau (LRLA-red) pas kegiatan Isra Mikraj kemarin,” tuturnya kepada Banten TV (grup Radar Banten).
Tahap awal kegiatan bersih-bersih lingkungan, jelas Abdurrouf, akan dilakukan di semua lingkungan RW 01. Rencana kegiatan warga ini telah diberitahukan kepada seluruh warga RW 01, Lingkungan Kuranji. “Pas awal nanti, gotong royong akan dilaksanakan sekaligus satu RW,” tegasnya.
Untuk mengikuti LRLA, Abdurrouf mengakui, pihaknya masih memiliki kendala. Salah satunya, lingkungan RT 03 belum memiliki poskamling. “Untuk bahan-bahan (pembangunan poskamling-red) mah sudah saya siapkan. Dari genteng sampai kayu albasia sudah saya siapin. Tapi masalahnya, lahannya belum ada,” ungkapnya.
Pengurus RT 03 RW 01, Lingkungan Kuranji, disebutkan enggan menggunakan lahan milik warga untuk membangun poskamling. Alasannya, karena khawatir poskamling harus dipindah jika pemilik akan menggunakan lahannya.
“Saya sudah komunikasikan ke warga (soal penggunakan lahan untuk poskamling-red), tinggal menunggu keputusan aja sih lahan mah,” ujar Abdurrouf. “Nanti kalau lahan sudah OK, baru poskamling dibangun. Saya juga bakalan libatin para pemuda buat ronda malam. Kan namanya juga menjaga wilayah, biar kalau ronda tiba-tiba ada peristiwa, bisa gerak cepat,” tutupnya. (rio/don)










