SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Universitas Terbuka (UT) Serang secara resmi menyelenggarakan rangkaian kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Diseminasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Nasional 2026.
Acara penting yang mengusung tema “Penguatan Potensi Lokal Kabupaten Serang” ini dilaksanakan di Hotel Wisata Baru, Kota Serang, pada Kamis 25 Juni 2026.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung produktif dari pukul 08.00 hingga 13.00 WIB ini, dirancang untuk menjadi pemantik utama bagi modernisasi sektor pertanian serta digitalisasi pemasaran UMKM demi kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Ketua Pelaksana FGD dan PkM Nasional 2026 sekaligus Direktur UT Serang, Ajat Sudrajat, menyatakan bahwa kegiatan FGD dan Diseminasi PkM ini merupakan kegiatan yang mengali potensi lokal daerah untuk di jadikan fokus kegiatan PkM yang akan di tawarkan ke Dosen-dosen UT untuk mengambil salah satu tema di tahun mendatang.
Menurutnya, kegiatan ini adalah sebuah gerakan nyata yang harus terus dikerjakan demi mengangkat kesejahteraan dan nilai ekonomi masyarakat Banten.

“Masih banyak potensi lokal kita yang perlu digali dan dikembangkan dengan baik. Mulai dari kuliner khas seperti gipang, rengginang, sate bandeng, dendeng, hingga usaha kerajinan lokal seperti golok Banten,” ujar Ajat Sudrajat usai kegiatan, Kamis 25 Juni 2026.
Ia menekankan bahwa jika seluruh potensi ini dikemas secara apik dan modern, produk lokal tersebut akan memiliki nuansa baru dan nilai pasar yang sangat tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Kelancaran acara ini sendiri tidak lepas dari dukungan penuh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang bertindak sebagai penyedia dana program penguatan ketahanan pangan dan kewirausahaan lokal ini.
Hadir sebagai salah satu narasumber, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Nasir, memberikan pandangan mendalam mengenai peta ketahanan pangan di wilayahnya. Nasir menyoroti bahwa meski ketersediaan pangan di Provinsi Banten saat ini masih cukup, evaluasi dan peningkatan efisiensi di sektor pertanian mutlak diperlukan.

“Sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan di Provinsi Banten dengan potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Namun, kita masih memerlukan upaya ekstra untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitasnya, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi, inovasi, serta peningkatan kualitas SDM,” kata Nasir.
Dalam sesi FGD tersebut, Nasir memberikan berbagai masukan strategis terkait hambatan di sektor pertanian, mencakup pangan, hortikultura, perkebunan, hingga bidang terkait lainnya. Ia pun berharap ke depannya Dinas Ketahanan Pangan dan UT Serang dapat menjalin kolaborasi yang lebih erat.
“Harapan kami, kolaborasi ke depan dapat diwujudkan agar pembangunan di Provinsi Banten ini terus meningkat. Kami menyambut baik upaya dari UT Serang dan berharap kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor pertanian,” tambahnya.
Jalannya FGD pun semakin berbobot dengan dihadiri langsung oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Terbuka (LPPM UT), Prof. Dr. Dewi Padmo, M.A.
Ia menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas inisiasi program berbasis riset dan pemberdayaan masyarakat ini.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk penyelenggaraan kegiatan yang sangat bagus ini. Apresiasi tinggi saya berikan kepada tim pelaksana yang diketuai oleh Bapak Dr. Ajat Sudrajat dari UT Serang yang telah bekerja keras mengawal acara,” ungkap Prof. Dewi di sela-sela kegiatan.
Selain kepada tim internal UT Serang, Guru Besar UT ini juga mengapresiasi dukungan penuh dari LPDP, khususnya melalui Program Equity, yang menjadi pilar utama penyokong dana kegiatan.
Lebih lanjut, ia mendorong agar seluruh hasil rekomendasi pemikiran dan data dari FGD ini segera diinventarisasi secara terstruktur.
“Mudah-mudahan apa yang tadi dibahas dalam forum FGD dapat dibuat daftarnya secara konkret, sehingga ke depan bisa menjadi acuan dasar bagi program-program pengabdian kepada masyarakat pada waktu-waktu yang akan datang,” harap Prof. Dewi. (*)








