SERANG-Kelompok Kerja (Pokja) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) di Kota Serang resmi terbentuk, kemarin (9/9). Pokja KIPI itu bertujuan untuk menangani warga yang terkena efek samping usai vaksinasi Covid-19.
Pokja KIPI ini secara resmi dibentuk oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang di salah hotel di Kota Serang. Anggota Pokja KIPI terdiri dari berbagai dokter spesialis yang bekerja di rumah sakit di Kota Serang.
Acara yang digelar secara terbatas itu dihadiri oleh Walikota Serang Syafrudin dan Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin, Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) pada Dinkes Kota Serang Anah Rohanah, Ketua Pokja KIPI Dewi Mira Ratih, dan perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Kabid Kesmas pada Dinkes Kota Serang Anah Rohanah menjelaskan, KIPI adalah respons tubuh usai vaksin yang disuntikkan. Sebab, setiap orang akan memiliki reaksi berbeda setelah disuntik. Reaksi tersebut dikategorikan menjadi dua, yakni berat dan ringan.
KIPI ringan cenderung bersifat lokal, mudah diatasi dan bisa hilang dengan sendirinya seperti demam, pusing maupun nyeri. Sementara KIPI berat memiliki gejala yang parah dan biasanya tidak berlangsung lama, seperti kecacatan, syok anafilaktik, dan alergi.
“Dengan adanya Pokja KIPI ini diharapkan adanya sinergi dari semua pihak dalam penanganan semua pasien yang terindikasi KIPI agar bisa ditangani dengan baik,” ungkap Ana usai acara.
Saat ini, sambung Ana, Dinkes Kota Serang tengah melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil. Pada Desember mendatang diharapkan vaksinasi Covid-19 telah mencapai seratus persen.
“Tentunya dengan persyaratan kesehatan yang telah disetujui terlebih dahulu, ini semua sebagai percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Serang,” katanya.
Terpisah, Ketua Pokja KIPI Kota Serang Dewi Mira Ratih mengatakan, secara umum KIPI bergejala ringan dan akan sembuh dengan sendirinya. Seperti, bengkak kemerahan bekas suntikan atau demam sebagai tanda vaksin bekerja.
“KIPI banyak ditemukan pasca vaksin, umumnya seorang yang menerima vaksin akan mengalami panas dingin atau bengkak merah bekas suntik. Itu merupakan reaksi ringan, yang nantinya akan pulih dengan sendirinya, jadi masyarakat tidak perlu khawatir untuk divaksinasi,” jelasnya.
Pembentukan Pokja KIPI Covid-19 ini mendapat apresiasi dari Walikota Serang Syafrudin.
“Dan mengucapkan terimakasih atas kinerja nakes, sehingga Kota Serang menjadi zona kuning. Diharapkan pembentukan Pokja KIPI ini dapat mengedukasi masyarakat akan pentingnya vaksinasi atau penjelasan pasca vaksinasi”, katanya. (fjr/nda)











