CILEGON – Lelang calon direksi dan komisaris PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) telah memasuki babak akhir. Panitia seleksi telah melakukan serangkaian proses, salah satunya memotret rekam jejak para calon dengan menggandeng Badan Intelijen Negara (BIN).
Hasil tiga besar calon petinggi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cilegon itu pun telah diserahkan kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian, berikut dengan hasil rekam jejak para calon.
Saat ini, ketetapan siapa yang akan menduduki jabatan strategis di perusahaan yang bergerak di bidang kepelabuhanan tersebut berada di tangan Walikota Cilegon Helldy Agustian.
Hari ini, Kamis (30/9), Helldy pun dikabarkan akan mewawancarai seluruh calon direksi dan komisaris tersebut sebelum memutuskan memilih salah satu dari tiga kandidat di setiap posisinya.
Soal rekam jejak hasil penelusuran BIN pun menjadi perhatian serius publik. Ini lantaran, dikabarkan jika dalam dokumen rekam jejak tersebut memuat seluruh aspek baik dan buruknya setiap kandidat.
Salah satu pihak yang memperhatikan hal tersebut adalah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon.
Wakil Ketua I DPRD Cilegon, Hasbi Sidik menjelaskan, Pemkot Cilegon harus berani transparan kepada masyarakat tentang rekam jejak setiap kandidat. Karena bagaimanapun para kandidat tersebut akan memimpin perusahaan milik pemerintah.
Politisi senior itu merasa penting adanya transparansi dari eksekutif agar masyarakat dapat mengetahui kompetensi dan kemampuan calon pejabat yang akan mengelola dan memajukkan BUMD tersebut.
“Saya rasa wajar kalau publik perlu tahu (rekam jejak),” ujar Hasbi, Rabu (29/9).
Menurutnya, jangan sampai ada kesan membeli kucing dalam karung dalam proses penunjukan jajaran direksi dan komisaris PT PCM, karena BUMD tersebut mengelola anggaran daerah yang tidak sedikit.
Selain menyinggung soal transparansi rekam jejak, Hasbi pun menyinggu soal lamanya proses seleksi PCM. Ia mengaku cukup menyayangkan hal tersebut, karena kekosongan direksi dan komisaris bisa menghambat kinerja PT PCM di tahun ini.
Soal wawancara tiga besar calon direksi dan komisaris yang akan dilakukan hari ini dibenarkan oleh Asisten Daerah (Asda) II Kota Cilegon Tb Dikrie Maulawardhana.
“Ia nanti di BKPP (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan),” ujarnya. (bam/air)











