RADARBANTEN.CO.ID – Banyak hal yang perlu umat Islam persiapkan menghadapi bulan suci Ramadhan. Di antaranya memperbanyak ibadah, memohon ampunan kepada-Nya, memperbanyak sodaqoh, instrospeksi diri, dan lain sebagainya.
Nah, kali ini redaksi akan lebih spesifik membahas betapa pentingnya instrospeksi diri atau muhasabah menghadapi Ramadhan. Instrospeksi diri adalah peninjauan atau koreksi terhadap sikap, perbuatan, kesalahan, kelemahan, terhadap diri sendiri.
Dengan kata lain, muhasabah adalah membersihkan diri dari kesalahan- kesalahan yang pernah kita perbuat. Ibarat pepatah, instrospeksi itu seperti orang mandi. Akan membersihkan kotoran-kotoran yang melekat dalam diri.
Jadi muhasabah itu, cara kita untuk bercermin. Jangan diri kita ini merasa paling benar. Merasa paling hebat. Itu namanya sombong. Yang benar itu, dalam Islam, tuntunannya ada pada Al Quran dan Hadist.
Seandainya masih ada hal-hal yang dirasakan kurang tepat, momentum menjelang bulan puasa inilah harus kita perbaiki. Agar ke depan kita semakin baik dalam segala hal.
Ustadz Adi Hidayat Lc, MA dalam ceramah tentang muhasabah, ia berdoa kepada Allah SWT, “Ya Allah jangan wafatkan kami, sebelum kami menjadi muslim yang baik. Ya Allah jika kami besok pagi masih hidup, mohon bimbing kami supaya hidup lebih baik,” ujar Ustadz Adi Hidayat, da’i kondang asal Pandeglang ini.
Doa ini mengandung makna mendalam tentang kepasrahan diri yang paling dalam. Bahwa manusia tak luput dari salah dan khilaf.
Kapan instrospeksi diri dilakukan? Setiap saat, setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, dan seterusnya. Agar kita tidak lupa diri dan bisa menjadi pribadi yang lebih baik.











