LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kobong santri Pondok Pesantren Daarul Ibtida dan Jamiul Mubtadi hanyut diterjang banjir luapan Sungai Peucangpari, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, pada Minggu 17 April 2022 sekira pukul 20.30 WIB.
Saat kejadian, para santri dan pimpinan pondok pesantren sedang melaksanakan salat taraweh. Sehingga, barang-barang milik santri tidak terselamatkan.
Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Lebak Ade Bujhaerimi membenarkan kobong santri dua pesantren di Cigemblong hanyut terbawa arus banjir. Akibatnya, kobong menjadi rusak dan tidak bisa ditempati lagi oleh para santri.
“Iya, ada dua pesantren yang terdampak banjir. 2 unit kobong Ponpes Jamiul Mubtadi pimpinan KH Parman dan kobong Ponpes Daarul Ibtida pimpinan Kyai Maman di Desa Sukajaya, Cigemblong,” kata Ade Bhujaerimi kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 18 April 2022.

FSPP Lebak berharap, pimpinan pondok pesantren yang terdampak musibah diberikan kesabaran dan ketabahan.
“Semoga tetap diberikan ketabahan dan mendapat bangunan yang baru,” harapnya.
Diberitakan sebelumnya, puluhan rumah di Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, terendam banjir akibat luapan Sungai Peucangpari pada Minggu (17/4).

Ketinggian air di lokasi banjir lebih dari setengah meter. Untuk itu, sebagian warga mengungsi ke rumah kerabat dan warga lain yang tidak kebanjiran.(*)
Reporter/Editor: Mastur










