LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Warga dua desa di Cileles dan Banjarsari, Kabupaten Lebak, gotong royong membangun jembatan darurat dari batang pohon kelapa.
Jembatan darurat tersebut akan digunakan sementara oleh masyarakat sambil menunggu perbaikan Jembatan Cibogeg yang ambruk pada Kamis 9 Juni 2022 lalu.
Anggota DPRD Lebak yang berasal dari Banjarsari, Yayan Ridwan mengatakan, Jembatan Cibogeg ambruk akibat luapan sungai. Karena itu, warga bersepakat untuk gotong royong membangun jembatan darurat.
“Sejak pagi, warga antusias membuat jembatan darurat. Karena jembatan ini banyak dilalui dan keberadaannya dibutuhkan untuk mendukung aktivitas masyarakat di dua desa,” kata Yayan Ridwan kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 10 Juni 2022.
Saat ini, kata Yayan, jembatan darurat sudah bisa dilintasi masyarakat. Namun, dirinya tetap meminta warga untuk berhati-hati agar tidak jatuh ke sungai.
“Masyarakat berharap, pemerintah daerah secepatnya membangun kembali Jembatan Cibogeg yang ambruk ini. Karena kalau mengandalkan jembatan darurat, enggak akan tahan lama,” ungkap politisi PKS ini.
Diberitakan sebelumnya, Jembatan Cibogeg di Kampung Kaungaluwuk, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cileles, ambruk akibat luapan sungai. Jembatan ini merupakan penghubung dua desa dan dua kecamatan di wilayah Kabupaten Lebak.
Reporter: Mastur











