Perpustakaan merupakan salah satu layanan publik yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Perpustakaan dituntut untuk selalu berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat di sekitarnya dengan menyediakan bacaan-bacaan yang dapat menunjang tujuan tersebut.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten Usman Asshiddiqi Qohara mengajak pelajar SMA, SMK dan MA se-Provinsi Banten untuk tingkatkan gemar membaca. Gerakan Banten membaca bertujuan untuk mendorong para pelajar untuk membaca buku, sehingga menjadi sebuah kebutuhan.
“Secara umum masih banyak yang harus ditingkatkan, sekolah harus menyediakan berbagai macam buku agar anak-anak tidak hanya membaca buku pelajaran saja, sehingga banyak pilihan untuk dibaca,” dikutip pada laman resmi DPK Provinsi Banten pada Jumat, (12/8).
“Makanya kami melakukan kegiatan pemberdayaan gemar membaca di sekolah-sekolah yang ada di seluruh Banten,” sambungnya.
Dijelaskan Usman, dengan diadakannya Gerakan Banten Membaca, semangat membaca buku dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber untuk mengembangkan wawasan. Sekolah-sekolah di Banten harus memperkuat budaya literasi, serta Sekolah juga harus menyediakan bahan bacaan yang beragam.
“Bagaimana pelajar bisa akrab dengan buku jika mereka hanya disediakan buku pelajaran saja,” katanya.
Ia berharap, pelajar menjadi agen penguatan literasi masyarakat, agen pemberdayaan masyarakat, dan seluruh masyarakat Banten berdaya.
“Kami harap pelajar dan masyarakat umum memiliki kemampuan literasi yang dapat berpengaruh pada kesejahteraan. Buku itu memberdayakan manusia” terangnya.
DPK Provinsi Banten terus berupaya meningkatkan kualitas dan jumlah koleksi buku sesuai dengan kebutuhan masyarakat Banten, meningkatkan layanan, dan fasilitas perpustakaan. (adv)











