RADARBANTEN.CO.ID – Neng Ida adalah seorang gadis desa blasteran Palestina asal Ciranjang Gunung, Sukabumi Selatan, Jawa Barat.
Paras wajah cantik khas Timur Tengah dari Neng Ida menjadi viral di media sosial khususnya YouTube, karena banyak warganet yang penasaran dengan sosok gadis desa blasteran Palestina ini.
Keseharian Neng Ida, gadis desa Palestina ini direkam oleh YouTube Jampang Turunan Kidul. Content creator dengan tema keindahan alam pedesaan itu mengunggah video keseharian Neng Ida pada beberpa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, Neng Ida menjelaskan bahwa dirinya memang blasteran dari ibu Indonesia dan ayah dari Palestina.
Kini Neng Ida tinggal di desa mengurus kakek-neneknya, sementara sang ibu bekerja di Jakarta, sedangkan untuk ayahnya, Neng Ida mengatakan telah lama tiada.
Neng Ida, Gadis desa bule Palestina ini diketahui masih berusia 22 tahun dan belum menikah.
Sembari menemani dan mengurus kakek neneknya, Neng Ida suka membantu kakek nenek di sawah, dan tidak takut jika kulit putihnya menjadi hitam karena sering ke sawah.
Neng Ida belum mempunyai rencana untuk pergi ke kota untuk bekerja, karna dirinya tidak tega kalau pergi jauh dari kakek neneknya tersebut.
“Paling kalau kerja nunggu seijin kakek saja. Kasihan juga kalau jauh-jauh ke kota. Nenek kakek ngga ada yang jagain, sudah tua.” kata gadis yang mempunyai makanan favorit tumis kangkung dan ikan asin ini.
Pesona Neng Ida tentu membuat banyak warganet terpikat. Ketakjuban mereka terpampang nyata pada kolom komentar YouTube Jampang Turunan Kidul.
“Subhanallah ya Alah sungguh cantik gadis Palestina ada di perkampungan merawat nenek dan kakenya smoga sehat slalu sekeluarga murah rezeki nya Amin.” ujar Rasam Mudara terpesona.
“Sempurnanya bidadari Desa..cantik beretika baik, ramah beragama yang taat, sayang keluarga pengabdian tak terhingga…salut…..” kata Adrif Arli memuji.
“Betapa cantiknya Karyamu ya Rab. Semoga teh ida dipertemukan dengan jodoh yang baik dan imam yang baik yang bisa menjadikan teh ida wanita solehah. Aamiin,” ujar Alfonso El Gurame mendo’akan.
Aktifitas Neng Ida di desa selain pergi ke sawah dan kebun membantu kakek neneknya adalah tinggal mengurus rumah dan menyiapkan makanan. Selain itu sesekali dia bermain dengan teman sebayanya. ***
Editor: Haidaroh










