RADARBANTEN.CO.ID – Dalam memperingati hari kebangkitan nasional, Lingkar Studi Pekanan Mata Kuliah Umum dan Pembinaan Karakter (LSP MKUPK) Untirta yang berada di bawah naungan Unit Pusat Penunjang Pengembangan Mata Kuliah Umum dan Pembinaan Karakter (UPP PMKUPK) Untirta, hadirkan sosialisasi moderasi beragama pada 20 Mei lalu di Auditorium Kampus Untirta Sindangsari, Pabuaran, Kabupaten Serang.
Dengan mengangkat tema membangun harmoni kebhinekaan, kuatkan persatuan, merawat moderasi di tanah jawara, diharapkan sosialisasi tersebut bisa menumbuhkan jiwa moderasi dan bela negara pada diri anak muda serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sosialisasi moderasi beragama dan bela negara, turut dihadiri oleh beberapa pemateri yang berkompeten. Diantaranya, Kasubdit Lingdik Dit Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI yaitu Kolonel Marinir Rachmat Djunaidi, Kasek Bina Keagamaan Mahasiswa Subdit PAI PTU Kemenag RI yaitu Dr. Adimin Diens serta Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Banten yaitu AKBP Zaenudin.
Selain itu, sosialisai yang dihadiri oleh 500 peserta, turut didukung dan dihadiri oleh rektor untira Fatah Sulaiman sebagai pembuka pada kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi tersebut, dilakukan dalam rangka membantu penguatan sumber daya manusia dan menciptakan generasi yang bisa mencontoh Sultan Ageng Tirtayasa.
“Seminar ini dilakukan dalam rangka membantu penguatan sumber daya manusia yang unggul dan utuh serta memiliki semangat kebangsaan dan nasionalisme yang tinggi, ntuk mewujudkan Indonesia maju seperti halnya yang dicontohkan oleh Sultan Ageng Tirtayasa,” ucapnya dalam membuka sosialisasi moderasi beragama dan bela negara.
Sosialisasi yang dilakukan merupakan upaya penguatan serta pengimplementasikan materi serta mengimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga akan lahir rasa saling menghormati antar umat beragama dan terjadi harmonisasi sosial serta keseimbangan kehidupan sosial.
Kegiatan yang dipenuhi oleh antusias para mahasiswa tersebut berhasil menciptakan suasana yang begitu tentram. Tak jarang mahasiswa yang menjadi peserta juga mengajukan pertanyaan tentang materi yang disampaikan.
Ketua UPP-PMKUPK, Jakaria berharap jika diadakannya sosialisasi ini bisa memberikan pemahaman mengenai moderasi beragama dan bela negara kepada generasi muda.
“Semoga dengan adanya sosialisasi ini bisa memberikan spirit kepada kita dalam hal bagaimana kita bersikap terhadap berbagai perbedaan salah satunya perbedaan beragama,” harapnya.
Reporter : Nur Baeti
Editor : Abdul Rozak











