CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Cilegon menggelar kegiatan Simposium Ramadhan Harmoni dengan mengusung tema Merajut Harmoni Sosial dan Kolaborasi Gagasan untuk Menghadapi Era Society 5.0.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula DPRD Kota Cilegon pada Selasa, 10 Maret 2026 tersebut menjadi ruang dialog antara mahasiswa, akademisi, dan elemen masyarakat.
Simposium ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pemikiran konstruktif dari kalangan mahasiswa untuk menjawab berbagai tantangan sosial di era digital.
Presidium III Forum BEM Cilegon, Nafisha Zachra mengatakan, kegiatan tersebut menjadi upaya untuk membangun ruang kolaborasi yang sehat antara mahasiswa dan masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu mengambil peran strategis dalam merespons perkembangan zaman yang semakin berbasis teknologi.
“Simposium Ramadhan Harmoni ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai solidaritas dan kebersamaan di tengah perkembangan era Society 5.0. Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam arus perkembangan teknologi, tetapi harus mampu menghadirkan gagasan yang solutif serta membangun harmoni sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Presidium IV Forum BEM Cilegon, Putri Yulinasari menekankan pentingnya kolaborasi gagasan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan masa depan.
Ia menilai generasi muda harus mampu menyeimbangkan perkembangan teknologi dengan nilai kemanusiaan.
“Era Society 5.0 menuntut generasi muda untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan. Melalui simposium ini, kami ingin mendorong lahirnya gagasan-gagasan kolaboratif yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Forum BEM Cilegon berharap dapat memperkuat sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam merespons berbagai persoalan sosial di era digital.
Selain itu, Ramadan diharapkan menjadi momentum untuk mempererat nilai persatuan, kepedulian sosial, serta kolaborasi pemikiran demi mewujudkan masyarakat yang lebih harmonis di masa depan.*
Editor : Krisna Widi Aria











