CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – UMKM binaan Bea Cukai Merak, CV Naufan Putra, kembali menunjukkan daya saing produk lokal Banten di pasar global.
Pelaku usaha yang bergerak di bidang produksi emping belinjo itu berhasil mengekspor sebanyak 7 ton emping belinjo ke Arab Saudi melalui satu kontainer pengiriman.
Pelepasan ekspor dilakukan di Kabupaten Serang, Rabu (3/6), dan dihadiri Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Merak, Dedy Kurniawan, yang mewakili Kepala Kantor Bea Cukai Merak.
CV Naufan Putra merupakan UMKM yang berdiri sejak 2007 dan menjadi salah satu pelaku usaha binaan Bea Cukai Merak yang konsisten melakukan ekspor ke berbagai negara.
Selain Arab Saudi, produk emping belinjo yang diproduksi perusahaan tersebut juga telah dipasarkan ke sejumlah negara di kawasan Asia dan Eropa.
Dedy Kurniawan mengatakan, keberhasilan CV Naufan Putra menembus pasar internasional menjadi bukti bahwa produk UMKM daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global apabila didukung dengan kualitas produk dan pengembangan usaha yang berkelanjutan.
“Keberhasilan dan konsistensi ekspor yang dilakukan CV Naufan Putra ke berbagai negara, khususnya Arab Saudi, merupakan hasil kerja keras dan kegigihan pelaku usaha dalam mengembangkan produknya. Sebagai UMKM binaan Bea Cukai Merak, pencapaian ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami,” katanya.
Ia menjelaskan, Bea Cukai terus berupaya memberikan pendampingan kepada UMKM yang memiliki potensi ekspor melalui berbagai program pembinaan.
Langkah tersebut dilakukan agar semakin banyak pelaku usaha lokal yang mampu memperluas pasar hingga ke mancanegara.
Menariknya, seluruh bahan baku emping belinjo yang digunakan CV Naufan Putra berasal dari wilayah Banten, seperti Kota Cilegon, Kecamatan Mancak, dan Kecamatan Bojonegara.
Kondisi itu tidak hanya mendukung keberlangsungan usaha lokal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Menurut Dedy, aktivitas ekspor yang dilakukan UMKM tersebut turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penciptaan lapangan kerja.
“Pendampingan terhadap UMKM berorientasi ekspor merupakan bagian dari peran Bea Cukai sebagai industrial assistance dan trade facilitator. Kami akan terus mendorong UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan CV Naufan Putra dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya di Banten untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar.
Editor: Bayu Mulyana









