SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Progres pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang masih berjalan.
Bahkan, tahun ini ada sebanyak lima paket pembangunan yang dilakukan untuk melengkapi sarana dan prasarana di Puspemkab Serang.
Di Puspemkab Serang, rencananya akan ada 66 gedung yang dibangun terdiri dari 27 gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sisanya yaitu gedung penunjang seperti, masjid, rumah dinas, laboratorium, Pendopo Bupati Serang, dan lainnya.
Kepala Bidang Penataan Bangunan pada DPUPR Kabupaten Serang, Ade Irfansyah mengatakan, tahun ini terdapat lima paket pengerjaan yaitu, pembangunan gedung Diskoperindag dan Diskominfosatik di Blok B3. Pembangunan MPP, selasar, dan penataan landscape di Blok B1.
“Sebelumnya sudah ada lima gedung yang telah selesai dibangun, tahun ini ada tiga jadi totalnya delapan gedung yang selesai dibangun. Prosesnya masih panjang, tapi kita upayakan untuk secepat mungkin semua gedung yang telah direncanakan dapat selesai semua,” katanya saat ditemui di ruangannya, Jumat, 4 Agustus 2023.
Untuk pelaksanaan pembangunan memiliki jangka waktu yang berbeda-beda. Hal itu karena waktu pelaksanaan pembangunan yang berbeda dan sumber dana yang berbeda pula.
“Waktu pelaksanaan untuk dua paket pengerjaan gedung di Blok B3 selama enam bulan, yang terhitung sejak tanggal kontrak Kamis, 15 Juni, dan berakhir pertengahan Desember,” imbuhnya.
Kemudian, tiga paket pengerjaan di Blok B1 waktu pelaksanaannya selama enam bulan, terhitung sejak tanggal kontrak Minggu, 9 April, gedung MPP dan Kamis, 27 April, pembangunan selasar dan penataan landscape.
“Pembangunan di Blok B3 pertengahan Desember selesai, dan di Blok B1 Oktober selesai Insya Allah sesuai target. Semoga, kondisinya terus mendukung agar kegiatan itu bisa dilaksanakan sesuai rencana,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya mendapatkan Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemprov Banten sebesar Rp 30 miliar untuk pembangunan dua gedung yaitu diskoumperindag Rp 16 miliar dan diskominfosatik Rp 14 miliar.
“Untuk pembangunan MPP Rp 18,5 miliar, selasar Rp 7 miliar dan penataan landscape Rp 5,5 miliar sumber dananya berasal dari APBD Kabupaten Serang,” jelasnya.
Nantinya setelah gedung-gedung tersebut rampung, pihaknya belum dapat langsung mengisi lantaran harus terlebih dahulu dilengkapi oleh sarana penunjang.
“Yang jelas, anggaran itu hanya untuk gedung saja, sedangkan sarana penunjangnya seperti mebel dan lainnya kita masih berhitung. Kalau ada anggarannya kita selesaikan tahun ini, jika tidak maka kita anggarkan di tahun depan untuk sarprasnya,” terangnya.
Lebih lanjut, ia berharap agar bantuan dari Pemprov Banten dapat konsisten memberikan Bankeu kepada Pemkab Serang, untuk menyelesaikan progres percepatan pembangunan Puspemkab Serang setiap tahunnya.
Ia pun berharap agar Pemerintah Pusat dapat ikut andil membantu pembangunan di Kabupaten Serang.
“Kita sudah mengusulkan ke Pemerintah Pusat, semoga ada bantuan yang diberikan untuk mempercepat pembangunan Puspemkab Serang. Karena, dari awal pembangunan sampai sekarang belum ada kucuran bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan Puspemkab Serang,” katanya.
Sementara itu, Kasi Perencanaan Pembangunan Gedung pada DPUPR Kabupaten Serang, Hanafiah mengatakan, rincian progres pembangunan di Puspemkab Serang tahun ini yaitu, pembangunan gedung MPP sudah 35 persen, Diskoumperindag 13 persen, Diskominfosatik 11 persen.
Kemudian, pembangunan selasar 40 persen dan penataan landscape sudah 40 persen.
“Semuanya masih di bawah 50 persen, kita masih punya waktu dan akan dikebut sampai akhir tahun ini semuanya selesai dibangun. Sedangkan, untuk pematangan lahannya itu sudah tuntas semua 100 persen,” katanya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono











