TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjamin tenaga honorer di Tangsel tidak akan di-PHK massal. Ia menegaskan secara perlahan para tenaga honorer akan diangkat menjadi P3K.
Benyamin juga pasang badan, siap menggaji seluruh honorer yang diangkat menjadi P3K. “Saya mengusulkan kepada Pemerintah pusat agar P3K ini, udah deh digaji sama Pemerintah dareah. Pemkot Tangsel kuat kok, mampu. Tidak usah sama (digaji-red) Pemerintah pusat,” ucapnya di hadapan tenaga honorer, Senin 7 Agustus 2023.
Benyamin menambahkan, tahun 2024 gaji tenaga honorer Tangsel juga telah ia anggarkan di RAPBD 2024, bahkan sampai 13 bulan. Hal itu sebagai bentuk komitmennya mempertahankan nasib honorer di Tangsel.
“Tolong dicamkan sama kalian. Gimana saya mau menghapus TKS (Tenaga Kerja Sukarela/tenaga honorer-red), tahun 2024 gaji kalian sudah saya anggarkan di rencana APBD 2024. Bukan untuk 12 bulan, tapi untuk 13 bulan, jadi kalian jangan khawatir,” jelasnya.
Benyamin mengatakan, pengangkatan honorer dilakukan oleh kepala OPD masing-masing untuk setahun sekali. Untuk itu ia menegaskan penilaian Kepala OPD tergantung pada kinerja honorer. Maka dari itu diperlukan kedisplinan, kreatifitas dan loyalitas untuk diangkat kembali jadi honorer di tahun mendatang.
Menurut Benyamin, ia bisa memecat pegawai mana saja, baik honorer maupun ASN jika melanggar aturan.
“Jadi jangankan honorer, kalau ASN bolos, tidak disiplin, malas, kerjanya aneh-aneh, apalagi tersangkut pidana, itu akan saya kenakan hukuman, dari teguran sampai cabut status ASN-nya. Dan itu sudah ada yang saya lakukan,” tegasnya. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











