TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penyerangan oleh sekelompok organisasi masyarakat (Ormas) kepada sejumlah pedagang di Pasar Kutabumi pada Minggu, 24 September 2023, rupanya masih menyisakan trauma terhadap pembeli dan pedagang.
Prihadi (54), salah satu pedagang sembako, menceritakan kondisi Pasar Kutabumi relatif stabil dibandingkan satu hari pasca-penyerangan sekelompok ormas.
Namun kata Prihadi, saat ini jumlah pembeli menjadi menurun. Kemungkinan mereka masih takut berkunjung ke Pasar Kutabumi.
“Relatif stabil Pak, kondisi pasar Kutabumi ini dibandingkan kemarin Senin 25 September 2023. Namun pembeli agak sepi, karena mereka ketakutan untuk datang ke sini,”ujar Pribadi kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa 26 September 2023.
Kata Prihadi, selain sepi dari para pembeli. Para pedagang yang berjualan di Pasar Kutabumi ini juga masih terlihat enggan berdagang. Mungkin disebabkan juga masih trauma jika kembali berdagang.
“Para pedagang Pasar Kutabumi ini juga terlihat belum semuanya buka lapak. Mungkin mereka sangat trauma terhadap penyerangan oleh sekelompok ormas,”ungkapnya.
Bahkan kata Prihadi, banyak juga para pedagang yang mengambil barang dagangannya, yang kemudian ditaruh di rumahnya masing-masing.
Prihadi menambahkan, saat ini para pedagang yang membuka lapaknya, bersama-sama memperbaiki kondisi Pasar Kutabumi yang sempat porak poranda.
“Kami gotong royong untuk memperbaiki lapak-lapak yang sempat porak poranda akibat serangan sekelompok ormas,”pungkasnya.
Reporter; Mulyadi
Editor : Aas Arbi











