TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel membantah adanya pemberitaan terkait kenaikan kasus cacar monyet (Monkey Pox) di Tangsel.
Saat dihubungi Senin 13 November 2023 Kepala Dinkes Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar menegaskan, kasus cacar monyet di Tangsel belum bertambah.
Sampai saat ini baru ada 2 kasus, sejak awal ditemukannya cacar monyet.
“Masih tetap 2 kasus, belum ada penambahan kasus,” ujar Allin, dikonfirmasi Senin, 13 November 2023.
Menurut Allin, 2 kasus cacar monyet tersebut sudah dalam penanganan, dimana 2 orang pasien yang terkena cacar monyet dalam berobat jalan dan dalam pengawasan petugas medis Puskesmas setempat.
“Kondisi mereka saat ini sudah ditangani dilakukan isolasi, tidak ada keluhan, kontak eratnya dilakukan pemantauan oleh Puskesmas setempat,” ujar Allin.
Allin mengatakan, kasus cacar monyet atau Monkey Pox terjadi di Tangsel pertama kali dilaporkan pada tanggal 30 Oktober 2023. Saat itu, dilaporkan 2 orang laki-laki terkonfirmasi virus cacar monyet atau monkeypox, berdasarkan hasil pemeriksaan specimen yang dikirimkan ke BKPK Kemenkes.
“Kasus pertama laki-laki domisili baru 10 bulan di Tangsel, KTP luar Tangsel berusia 24 tahun. Kasus kedua laki-laki domisili dan KTP Tangsel berusia 31 tahun,” ujarnya.
Allin menjelaskan, penyakit dari virus ini dapat bersifat ringan dengan gejala yang berlangsung sekitar 2-4. minggu, namun dapat berkembang menjadi berat hingga kematian.
Dijelaskannya, penularan monkeypox terjadi melalui droplet, kontak langsung dengan lesi dan cairan tubuh termasuk benda terkontaminasi dan hubungan seksual. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











