KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Tangsel akan memulai program Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk kelompok rentan yang terdiri dari Balita dengan Masalah Gizi, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui, dikenal dengan istilah 3B.
Kepala SPPG Wilayah Tangsel, Nindy Sabrina, menyatakan bahwa pelaksanaan program ini masih dalam tahap awal. “Saat ini kami baru memulai koordinasi lintas sektor se-Tangsel, bersama Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, dan BIN Tangsel,” ujar Nindy kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggi 27 Juli 2025.
Program MBG sebelumnya sudah dilaksanakan untuk anak-anak sekolah. Sementara untuk kelompok 3B, program akan mulai berjalan secara bertahap pada Juli ini setelah data sasaran selesai dihimpun.
Program MBG ditujukan kepada seluruh ibu hamil, ibu menyusui dengan bayi usia 0–6 bulan, serta balita usia 6 bulan hingga 2 tahun yang berada di sekitar titik layanan SPPG dengan jarak maksimal 4 kilometer.
“Tidak ada syarat status gizi tertentu. Semua kelompok 3B yang berada di sekitar SPPG akan menjadi sasaran, karena harapan utamanya adalah menurunkan angka stunting di Tangsel,” jelas wanita ramah senyum ini.
Nindy mengatakan, setiap penerima manfaat akan dicatat data berat badan, tinggi badan, dan status gizinya sebelum dan sesudah mendapatkan bantuan MBG. Evaluasi ini penting sebagai dasar untuk menilai dampak nyata dari intervensi gizi yang dilakukan.
Sebagai bagian dari persiapan, SPPG Wilayah Tangsel dan Dinas Kesehatan Kota Tangsel telah melaksanakan Rapat Koordinasi Pemilihan Sasaran Penerima MBG untuk Balita dengan Masalah Gizi, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui pada Kamis, 26 Juni 2025 bertempat di UPTD Puskesmas Ciater, Jl. H. Nawawi, Ciater, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan
Dalam rapat tersebut, seluruh Puskesmas diminta membawa data terkini kelompok 3B di wilayah kerja masing-masing sebagai bahan penetapan sasaran program.
“Kick off MBG untuk 3B akan segera dilakukan setelah seluruh data terkumpul. Ini program jangka panjang untuk memperkuat ketahanan gizi keluarga di Tangsel,” tutup Nindy.
Editor: Bayu Mulyana











