PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Bupati Pandeglang Irna Narulita mengecek kondisi bangunan jembatan Cisangku, Desa Tanjungan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang.
Jembatan Cisangku merupakan salah satu jembatan menarik perhatian Bupati Pandeglang Irna Narulita karena sebelumnya ambruk akibat dilintasi kendaraan truk bermuatan material bangunan pada hari Minggu, 14 Mei 2023 lalu.
Satu hari pascaambruk, Bupati Pandeglang Irna Narulita langsung turun melihat kondisi jembatan Cisangku yang merupakan akses utama menghubungkan tiga desa yaitu Desa Tanjungan, Desa Parungkokosan , dan Desa Sukamulya, Kecamatan Cikeusik.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pandeglang Ade Juliansah mengatakan, jembatan Cisangku yang sebelumnya ambruk kini sudah selesai dibangun.
“Belum lama ini Ibu Bupati (Bupati Pandeglang Irna Narulita) juga melakukan pengecekan secara langsung. Untuk melihat hasil pembangunan Jembatan Cisangku yang sudah selesai 100 persen,” kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 10 Desember 2023.
Jembatan Cisangku salah satu dari tiga buah jembatan masuk skala prioritas di tangani di tahun 2023. Dengan pembiayaan bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi Banten.
“Kini masyarakat sudah bisa kembali melewati jembatan dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Karena memang itu akses utama penghubung tiga desa di Kecamatan Cikeusik,” katanya.
Lebih lanjut Ade mengungkapkan, Bantuan Keuangan dari Provinsi untuk penanganan infrastruktur sebesar Rp20 Miliar. Meliputi penanganan perbaikan 13 ruas jalan dan tiga buah jembatan yang ambruk.
“Yakni jembatan Cukangpanjang, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Jembatan Cijahe, Kecamatan Cipeucang dan Jembatan Cisangku. Saat ini semua paket pengerjaan bersumber dari Bankeu maupun APBD sudah selesai,” katanya.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengaku, sudah meninjau kembali jembatan Cisangku Desa Tanjungan Kecamatan Cikeusik yang dulu pernah ambruk, sehingga aktifitas warga menjadi terganggu.
“Saat ini jembatan Cisangku telah selesai dikerjakan dan bisa dinikmati kembali oleh masyarakat. Yang menjadikan jembatan ini salah satu penyambung transportasi beberapa desa di kecamatan Cikeusik,” katanya.
Dengan adanya jembatan Cisangku yang baru selesai dibangun menjadi salah satu akses menuju pertumbuhan ekonomi. Kemudian menuju sekolah dan pertanian.
“Semua aktivitas masyarakat kembali normal dengan adanya jembatan baru. Seperti yang diketahui kapasitas jembatan ini bisa menahan beban untuk dilintasi kurang lebih 8-9 ton, maka dari itu masyarakat juga harus bisa saling menjaga dan merawat infrastruktur yang telah rampung ini jangan sampai membawa muatan overload,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan











