PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang melaksanakan kegiatan bakti sosial
dengan melibatkan sejumlah pasien anak thalasemia di Pandeglang, Senin 22 Januari 2024.
Pasien anak thalasemia ini oleh Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang diberikan uang saku dan paket sembako di RSUD Berkah Pandeglang.
Pasien Thalasemia merupakan pasien yang mengalami kelainan darah bawaan yang ditandai oleh kurangnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal.
Bakti sosial dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien anak Thalasemia di Kabupaten Pandeglang di Hari Bhakti Kantor Imigrasi ke-74 tahun 2024.
Direktur RSUD Berkah Pandeglang Dokter Firmansyah mengapresiasi, kegiatan bakti sosial yang dilakukan Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang.
“Berupa pemberian bantuan uang tunai dan paket sembako kepada pasien thalasemia yang menjalani perawatan di RSUD Berkah,” katanya melalui sambungan telepon Selasa, 23 Januari 2024.
Bantuan secara simbolis diberikan kepada tujuh orang pasien. Sementara jumlah yang diberikan berdasarkan jumlah pasien thalasemia sebanyak 110 pasien.
“Jadi jumlah diberikan bantuan sebanyak 110 pasien. Bantuan diberikan sangat bermanfaat bagi pasien thalasemia yang membutuhkan biaya pengobatan
yang tidak sedikit,” katanya.
Dokter Firmansyah mengungkapkan, thalasemia merupakan penyakit kelainan darah yang diturunkan dari orang tua ke anak. Penyakit ini menyebabkan produksi hemoglobin yang tidak normal.
“Sehingga penderitanya membutuhkan transfusi darah secara rutin. Dan Biaya pengobatan thalasemia cukup mahal, sehingga bantuan ini sangat membantu pasien dan keluarga mereka,” katanya.
Ia berharap, bantuan diberikan dapat meringankan beban pasien thalasemia dan keluarganya. Oleh karenanya ia mengajak masyarakat untuk turut peduli terhadap sesama.
“Masih banyak orang yang membutuhkan bantuan, namun tidak memiliki akses untuk mendapatkannya. Mari kita saling berbagi dan membantu untuk meringankan sesama,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











