LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – KAI Commuter Line mencatat usai libur panjang Lebaran atau hari raya Idul Fitri jumlah penumpang naik signifikan dari wilayah Merak yang transit di Staiun Rangkasbitung.
Ratusan ribu penumpang tersebut mayoritas masyarakat yang usai menikmati libur panjang Lebaran.
Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan, kenaikan penumpang usai ibur lebaran terjadi pada hari terakhir arus balik pada 15-16 April 2024 lalu.
“Untuk operasional Commuter Line Merak, sepanjang masa Angkutan Lebaran hingga kemarin, total volume pengguna tercatat sebanyak 190.742 orang,” kata Anne dalam keterangan resmi yang diterima RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 17 April 2024.
Ia menyampaikan, kenaikan penumpang terjadi setiap hari pada masa arus balik. Peningkatan tersebut terlihat di Stasiun Merak dan Rangkasbitung
“Setiap harinya total pengguna Commuter Line Merak mencapai 15.647 orang pengguna,” ucapnya.
KAI Commuter Line mencatat total pengguna Commuter line Jabodetabek saat arus balik sebanyak 332.158 orang.
Anne meyampaikan usai libur panjang lebaran ini, KAI Commuter sudah memprediksi sebanyak 850 – 900 ribu lebih pengguna akan menggunakan commuter line Jabodetabek pada hari kerja pertama.
“KAI Commuter mengimbau para pengguna untuk mempersiapkan diri dan selalu mengikuti aturan-aturan yang berlaku dan selalu menghormati pengguna lainnya serta selalu ikuti arahan petugas di lapangan,” ucapnya.
Saat ini KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.061 perjalanan Commuterline Jabodetabek tiap harinya mulai pukul 04.00 – 24.00 WIB. Persebaran pengguna pada hari kerja juga masih terfokus pada jam-jam sibuk pagi yaitu pukul 05.30 – 07.30 WIB, dan sore mulai pukul 16.00 – 18.00 WIB.
Sementara itu, Sindi Meilia salah seorang pengguna Commuter Line mengatakan, kepadatan terjadi di Stasiun Merak hingga transit di Stasiun Rangkasbitung.
“Keadaan cukup padat, karena banyak penumpang yang akan melanjutkan perjalanan ke wilayah Jabobtabek untuk bekerja atau kegiatan lainnya. Dalam setiap gerbong juga sangat padat,” tandasnya.
Editor: Abdul Rozak











