LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Pemkab Lebak mendapatkan penghargaan dari Radar Banten kategori daerah dengan pengendalian laju Inflasi terbaik di Banten.
Apresiasi itu diberikan pada Malam Apresiasi 24 Tahun Radar Banten di Graha Pena Ballroom, Jalan Kolonel Tubagus Suwandi, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada Jumat malam, 21 Juni 2024.
Malam Apresiasi merupakan puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Radar Banten yang kini sudah berusia genap 24 tahun sejak pertama kali terbit pada 2 Juni 2000.
Acara itu dihadiri langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Radar Banten Group Mashudi, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar yang didampingi oleh Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Virgojanti, dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Banten.
Turut hadir juga Ketua DPRD Banten Andra Soni, Plh. Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Yuni Daru Winarsih, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto, Bupati dan Walikota di delapan Kabupaten dan Kota se Banten, serta Tokoh Provinsi Banten sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) KH Embay Mulya Syarief.
“Pemenang kategori pengendalian laju inflasi terbaik diberikan kepada Pemkab Lebak. Pemkab Lebak berhasil menurunkan angka inflasi dari 4,14 persen pada Januari 2024 menjadi 2,1 pada bulan Mei 2024” kata Ketua Pelaksana Malam Apresiasi 24 Tahun Radar Banten Aditya Ramadhan.
Dia mengatakan, acara ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, juga momentum untuk mempererat hubungan antara media dan pemerintah dalam upaya memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi dan informasi.
Sekda Lebak Budi Santoso mengucapakan terimakasih atas penghargaan yang diberikan Radar Banten kepada Pemkab Lebak atas keberhasilan menurunkan angka inflasi pada kuartal pertama tahun 2024.
“Tentunya, kami mengucapkan terima kasih atas anugerah penghargaan yang diberikan Radar Banten kepada Pemkab Lebak. Apresiasi yang diberikan Radar Banten ke Pemkab Lebak cukup bergengsi dan prestisius karena juga melibatkan dua profesor dari dua perhirian tingggi di Banten. Apalagi, Radar Banten merupakan media atau koran terbesar. Kami turut bangga atas anugerah ini, kendati bukan penghhargaan yang kita kejar namun bagaimana pemerintah daerah hadir dalam membantu warganya,” kata Budi Santoso.
Dijelaskannya, perkembangan Inflasi Kabupaten Lebak sepanjang tahun 2024 memiliki trend yang cukup baik mengingat di awal tahun 2024 yaitu pada bulan Januari tingkat inflasi Kabupaten Lebak mencapai angka yang cukup tinggi yaitu 4,14 persen dan merupakan angka tertinggi di Provinsi Banten.
“Angka inflasi yang cukup tinggi pada bulan Januari 2024 sebagai dampak kenaikan beras yang cukup merata di seluruh Indonesia dan beras merupakan Komoditas yang memeiliki bobot tertinggi hasil survey biaya hidup yaitu 4,47. Jadi apabila terjadi kenaikan pada beras maka akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kenaikan inflasi,” kata mantan kepala BKAD Lebak ini.
Seiring dengan masuknya masa panen dari bulan Februari, kata Budi maka trend angka inflasi mengalami penurunan dari Januari sebesar 4,14 persen, pada bulan April angka inflasi Kabupaten Lebak mencapai 3,06 persen.
“Pada bulan Februari, inflasi di Lebak turun
menjadi hanya 3,76 persen. Pada bulan Maret, inflasi kembali turun menjadi 3,2 persen. Pada bulan April, inflasi kembali berhasil diturunkan menjadi hanya 3,06 persen,” imbuhnya.
Pada bulan Mei 2024, inflasi di Lebak berhasil diturunkan menjadi hanya 2,10 persen. Tingkat inflasi di Kabupaten Lebak ini lebih baik ketimbang inflasi nasional pada bulan Mei yang tercatat 2,84 persen dan inflasi Provinsi Banten 2,86 persen.
“Gencarnya pasar murah dan bazar di tiap kecamatan dan Gebyar Klasik yaitu Kolaborasi Atasi Stunting, Inflalsi dan Kemiskinan Ekstrem, yang sangat membantu meningkatkan perekonomian warga miskin di 6 kecamatan dengan sasaran 10 desa,” jelasnya.
Reporter: Nurabidin
Editor: Aas Arbi











