LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak menyiapkan Program Santri Rakyat sebagai salah satu program strategis daerah untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui sektor pendidikan.
Program tersebut difokuskan bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin agar mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di pondok pesantren.
Program Santri Rakyat digagas sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam memutus mata rantai kemiskinan struktural yang selama ini masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak.
Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Daerah III Bidang Kesejahteraan Sekretariat Daerah Lebak, Iyan Fitriyana, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
“Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pelaksanaan Program Santri Rakyat,” kata Iyan Fitriyana, Jumat, 29 Mei 2026.
Ia menjelaskan, anggaran tersebut dialokasikan dalam bentuk beasiswa pendidikan bagi lulusan sekolah dasar dari kelompok Desil 1 atau kategori masyarakat sangat miskin.
Dana program nantinya akan dihibahkan kepada Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Lebak.
“Dana itu digunakan untuk membiayai pendidikan sekitar 100 siswa agar dapat belajar di pondok pesantren modern. Setiap siswa mendapat bantuan sebesar Rp10 juta untuk dua semester. Pelaksanaannya dimulai pada penerimaan siswa tahun ajaran ini,” ujarnya.
Menurut Iyan, Program Santri Rakyat menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pondok pesantren memiliki peran penting dalam pembentukan sumber daya manusia yang berakhlak dan mandiri. Karena itu, pemerintah berharap program ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat,” katanya.
Pemkab Lebak berharap Program Santri Rakyat dapat berjalan secara berkelanjutan dan menjadi solusi jangka panjang dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.
Selain membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas peluang ekonomi masyarakat pada masa depan.
Editor: Mastur Huda











