SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang memprediksi produksi padi di tahun ini akan melebihi dari target yang telah ditetapkan yakni 538 ribu ton.
Sekretaris DKPP Kabupaten Serang, Yuli Saputra mengatakan, produksi padi di Kabupaten Serang saat ini sudah di angka 64 persen di periode tanam padi ke dua atau sekitar 344 ribu ton.
“Kemarin kita targetnya sampai panen raya ke tri wulan ke empat yakni 538 ribu ton. Kami memprediksi ini pasti tercapai bahkan bisa surplus,” katanya, minggu 29 September 2024.
Ia mengatakan, rasa optimistis itu kian kuat ketika saat ini mulai memasuki musim hujan. Tentunya, para petani yang baru selesai panen, bisa langsung melakukan olah tanah.
“Sebelumnya kita khawatirkan karena ada buka tutup Bendungan Pamarayan karena kondisi cuaca yang menyebabkan kondisi debit air Bendungan Pamarayan menyusut,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, selain karena sudah memasuki musim hujan, pihaknya sudah membekali beberapa petani yang memiliki sumber air dengan penyaluran bantuan berupa pompa agar bisa menggunakan irigasi perpompaan.
“Petani uang dekat sumber air, kita kemarin ada program irigasi perpompaan supaya mensuport di periode sekarang bisa langsung tanam. Kemarin ada hampir 300 titik, kita bantu baik mesin pompanya ataupun pengeborannya,” jelasnya.
Ia mengatakan, saat ini masih ada beberapa wilayah di Kabupaten Serang yang baru akan panen.
“Tapi mayoritas sudah selesai panen raya, hanya memang ada beberapa wilayah yang belum panen, sekitar kurang dari 10 ribu hektare lagi,” jelasnya.
Ia mengatakan, di target tanam ke tiga ini, ia berharap agar hasil panen para petani bisa maksimal sehingga dapat mendongkrak surplus panen.
“Semoga surplusnya bisa meningkat dari tahun sebelumnya. Tidak berkurang,” ujarnya.
Sementara itu, mengenai harga gabah pasca panen, ia mengaku relatif lebih stabil. “Sebelum panen harga gabah maupun harga beras sudah stabil, apalagi pasca panen, pastinya harga gabah dan beras bisa lebih stabil lagi,” ungkapnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi












