LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Koperasi dan UKM Lebak akan mengupayakan memberikan akses kemudahan bagi para pelaku koperasi. Tujuannya, untuk mendorong pelaku koperasi dan UKM agar mandiri dalam mengembangkan usahanya.
“Misalnya persoalan permodalan, pelatihan-pelatihan dari jenis koperasi yang memang diminati dan perkembangannya cukup bagus, dan penataan manajemennya seperti yang dilakukan sekarang ini. Tapi ketika sudah dibantu, jangan sampai melempem tapi harus jeuh lebih produktif dan mampun mensekajterakaan anggotanya,” kata Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Lebak, Imam Suangsa, Minggu 26 Januari 2025.
Dia mengatakan, Pemkab Lebak memiliki perhatian besar terhadap koperasi dan UKM. Maju mundurnya koperasi diyakini akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Apalagi, koperasi dikenal sebagai sokoguru perekonomian nasional yang dapat mendongkrak kesejahteraan masyarakat di daerah.
“Koperasi yang aktif, kita bina terus dengan melibatkan dalam berbagai diklat kewirausahaan dan diupayakan bisa mengembangkan usaha lain yang lebih produktif untuk kesejahteraan anggota,” katanya.
Dia mengatakan, saat ini terapat 565 koperasi di Lebak dalam kondisi aktif dari 886 koperasi di Bumi Mtatuli. Karenanya, pihaknya terus mengineventalisir keberadaan koperasi di Lebak yang tidak aktif.
“Evaluasi dan monitoring perlu dilakukan terhadap koperasi – koperasi yang ada. Program pembinaan oleh Dinas Koperasi UKM melalui pengawasan, penyuluhan dan diklat/ bintek,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











