LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Menyambut bulan suci Ramadan, para petani di berbagai daerah merasakan keberkahan dari panen timun suri yang melimpah. Timun suri, buah yang menjadi hidangan takjil khas saat berbuka puasa, kini memasuki musim panen. Para petani pun antusias menyambut hasil pertanian yang melimpah ini.
Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung, petani yang juga merupakan warga binaan, telah memanen timun suri di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) seluas 2,5 hektare yang terletak di Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.
“Kami di sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Kelas III Rangkasbitung yang memiliki luas 2,5 hektare ini melaksanakan program pembinaan yang merupakan implementasi dari 13 Akselerasi program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta 21 arahan Dirjen dalam mendukung Asta Cita Presiden Kabinet Merah Putih dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” ungkap Humas Lapas Kelas III Rangkasbitung, Yoga, kepada Radar Banten, Jumat 28 Februari 2025.
Menurut Yoga, di lahan tersebut, para warga binaan dapat mempraktikkan keterampilan bertani yang mereka miliki, meskipun sedang menjalani masa pidana di dalam Rutan. Selain timun suri, lahan ini juga ditanami berbagai tanaman sayur seperti kacang tanah, singkong, dan kangkung. Selain itu, warga binaan juga membudidayakan ikan nila dan beternak ayam.
“Seiring persiapan Ramadan, kami melaksanakan panen timun suri ini. Sebelumnya, kami juga telah panen kacang tanah, singkong, dan kangkung,” ujarnya.
Melalui pembinaan ini, Yoga berharap para warga binaan Lapas Rangkasbitung dapat mandiri setelah menyelesaikan masa tahanannya, dengan keterampilan yang telah mereka pelajari selama di lapas.
Editor : Merwanda











