• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

Janji Yandri Susato: Usulkan Bantuan Mesin Pembangkit Listrik Berbahan Baku Sampah

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 17 Mei 2025 11:31
in Kabupaten Serang, Utama
Janji Yandri Susato: Usulkan Bantuan Mesin Pembangkit Listrik Berbahan Baku Sampah

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Yandri Susanto, akan mengusulkan mesin pengolah sampah yang bisa menghasilkan listrik untuk ditempatkan di Banten.

Sehingga, Provinsi Banten bisa menjadi pilot project pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS), serta menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini menjadi masalah serius di Banten.

RelatedPosts

rpm amankan dua orang pembeli obat keras

Warga dan RPM Amankan Dua Pembeli Obat Keras, Minta Polres Pandeglang Usut Tuntas

Sabtu, 7 November 2026 07:42
Nelayan

Paceklik, Nelayan di Kabupaten Serang Minta Diperhatikan

Jumat, 6 November 2026 20:46
Perpustakaan Sekolah Diminta Jangan Hanya Jadi Tempat Pajangan Buku

Perpustakaan Sekolah Diminta Jangan Hanya Jadi Tempat Pajangan Buku

Jumat, 6 November 2026 13:36
Konsisten Berikan Nilai Tambah bagi Pemegang Saham, bank bjb Masuk Kategori High Dividend Indeks 52

Konsisten Berikan Nilai Tambah bagi Pemegang Saham, bank bjb Masuk Kategori High Dividend Indeks 52

Jumat, 6 November 2026 13:18

Hal tersebut disampaikan oleh Yandri Susanto saat diwawancarai awak media usai deklarasi Desa Peduli Sampah di Desa Situterate, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, pada Jumat, 16 Mei 2025.

Dalam kegiatan bertajuk “Festival Bangun Desa Bangun Indonesia” tersebut, dihadiri pula oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriono, serta dimeriahkan oleh penampilan artis Ibukota, Charli Van Houten.

Yandri mengatakan, deklarasi Desa Peduli Sampah tersebut merupakan momentum untuk mengubah cara pandang masyarakat desa agar bisa melihat nilai manfaat dari sampah.

“Jadi sampah itu bisa menjadi barang berharga. Contoh, pameran BUMDes itu rata-rata dari sampah yang dikelola menjadi barang berharga,” katanya.

Pemerintah Pusat, bahkan berencana akan mengubah sampah-sampah yang saat ini menumpuk menjadi sumber energi listrik, sehingga masyarakat bisa memiliki cara pandang berbeda terhadap sampah di lingkungan mereka.

“Pemerintah akan mengubah sampah itu menjadi energi listrik. Tapi karena energi listrik itu butuh bahan baku yang banyak, perlu kebersamaan atau perlu kepedulian masyarakat. Jangan lagi masyarakat buang sampah di sungai-sungai, di sawah-sawah, di kebun-kebun atau di selokan-selokan, dikumpulkan sampahnya, dipilah sampah plastik, sampah organik, anorganik,” ujarnya.

Dia pun berencana akan menjadikan Banten sebagai pilot project untuk pengelolaan sampah menjadi energi listrik.

Yandri mengaku akan mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar alat pengolah sampah menjadi energi listrik bisa ada di Banten

“Nanti Banten kita usulkan kepada Pemerintah Pusat supaya salah satu mesin pengelolaan sampah yang akan dijadikan energi listrik, itu salah satu di Banten nanti,” ujarnya.

Untuk lokasinya, Yandri akan memilih wilayah yang memiliki produksi sampah tertinggi, sehingga bisa lebih mendekatkan terhadap bahan baku untuk mengolah sampah.

“Di mana pusat sampah paling besar di situ untuk lokasi mesinnya, supaya mungkin bahan bakunya tidak terlalu jauh, kontinuitasnya terjaga dan sebagainya. Nanti kalau sudah dirubah menjadi listrik itu akan cepat mengurai proses sampah,” ujarnya.

Namun demikian, dia tetap meminta kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya mengelola sampah di lingkungannya masing-masing, yakni dengan memilah sampah-sampah organik dan anorganik yang dihasilkan.

“Tapi tidak lupa juga BUMDes atau UMKM tetap bisa selamat dengan cara dari rumah tangga memilah-milah sampah-sampah yang bisa dijadikan bahan kerajinan,” ujarnya.

Menanggapi soal Kabupaten Serang yang sampai saat ini belum memiliki TPSA, Yandri mengatakan jika pembangunan TPSA bukanlah solusi satu-satunya untuk menyelesaikan persoalan sampah.

“TPS itu penting tapi bukan solusi sekarang. Karena kalau menumpuk, sampah itu tidak menjadi solusi. Makanya Pemerintah Pusat, arahan bapak Presiden Prabowo, sampah ini mesti kita urai. Salah satunya untuk energi listrik, untuk biomas, pupuk, atau untuk kerajinan UMKM, sehingga bisa jadi sumber ekonomi, tegasnya.

Untuk itu, pihaknya akan mendorong agar setiap desa memiliki bank sampah supaya nantinya masyarakat bisa mendapatkan manfaat langsung dari sampah.

“Nanti dari situ kita kumpulkan di bank sampah, baru kita salurkan. Mungkin yang buat pupuk kita kasihkan bahan organik. Yang mungkin perlu magot ini ada bahan bakunya. Yang untuk listrik ini bahan bakunya. Kita jual lagi pada yang mau beli,” ujarnya.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriono mengatakan, produksi sampah di Indonesia sangat besar dan menjadi persoalan karena belum terkelola dengan baik.

“Per tahunnya itu 56 juta ton, kalau 50 juta ton itu ditumpuk, itu bisa seperti gedung 18 tingkat. Belum lagi sampah yang numpuk. Sampah yang numpuk itu 1,72 miliar ton. Nah, sayangnya hanya sedikit dari sampah yang kita produksi per tahun yang dapat dikelola. Yang dikelola itu hanya sekitar 39 persen,” katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya saat ini tengah mendorong pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) yang diyakini mampu mengurangi volume sampah dan ramah lingkungan.

“Kita juga meminta agar open dumping itu distop sehingga sampah tidak menumpuk. KLH pun dengan Kemendes melakukan penandatangan MoU untuk pengelolaan sampah,” ujarnya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: kabupaten serangkementerian lingkungan hidupklhPembangkit Listrik Tenaga SampahPemkab Serangpengelolaan sampahPengolahan sampahroad mapsampah rumah tanggawakil menteri lingkungan hidup
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sepakat Gelar Kongres Persatuan PWI Paling Lambat Agustus 2025

Next Post

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Rufaji Zahuri Mundur dari Jabatan Ketua HNSI Cilegon

Next Post
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Rufaji Zahuri Mundur dari Jabatan Ketua HNSI Cilegon

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Rufaji Zahuri Mundur dari Jabatan Ketua HNSI Cilegon

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Hari Ke-12 Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Dua Lokasi di Cikupa

Hari Ke-12 Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Dua Lokasi di Cikupa

Jumat, 6 November 2026 12:42
serapan pupuk subsidi

Serapan Pupuk Subsidi Banten Belum Optimal, Petani Terkendala Cuaca dan Pendataan

Jumat, 6 November 2026 20:06

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

open bidding eselkn II di lingkungan pemkab lebak

Open Bidding 12 Jabatan Eselon II Kabupaten Lebak Tunggu Jadwal dari BKN

by Nurabidin
Sabtu, 7 November 2026 08:34
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) lebak masih menunggu jadwal pelaksanaan open bidding 12 jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Lebak...

bupati dan Kapolres perkuat program poliran

Tekan Pengangguran, Bupati dan Kapolres Perkuat Program Poliran

by Purnama Irawan
Sabtu, 7 November 2026 08:30
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dan Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang resmi menjalin kerja sama untuk menekan angka pengangguran melalui...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.