LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lebak hingga Mei tahun 2025 mencapai Rp73 miliar atau 29,2 Persen dari target pendapat sebesar Rp248 miliar.
Kepala Bapenda Lebak, Doddy Irawan mengatakan realisasi ini menunjukkan trend yang baik karena beberapa sektor pajak sudah menunjukkan bahwa capaiannya telah lebih dari 90 persen.
“Alhamdulililah, pendapatan PAD cukup baik sesuai demgan target kita sejauh ini. Mudah-mudahan ini menjadi trend yang baik karena beberapa sektor sudah ada yang lebih dari 90 persen seperti parkir, pajak hiburan bahkan sudah 100 persen,” kata Doddy, Jumat 30 Mei 2025.
Doddy mengatakan saat ini Bapenda sedang menggenjot beberapa sektor pajak yang belakangan ini dilihat mengalami trend yang melemah.
“Memang, ada beberapa sektor yang kurang maksimal nanti kita genjot agar bisa optimal dan yang pajak yang meningkat juga tetap kita optimalkan,” ujarnya.
Doddy juga mengaku akan melakukan evaluasi terkait beberapa capaian target PAD sehingga dalam realisasinya bisa dimaksimalkan.
Untuk merealisasikan hal tersebut, Bapenda memiliki 5 jurus untuk merealisasikan target PAD Kabupaten Lebak yakni insentif fiskal dan text amnesti pengumpulan pajak, pendekatan optimalisasi, pendekatan digitalisasi, pendekatan kolaborasi dan pendekatan rekon dan lain-lain.
“Tentunya, kita punya strategi agar target penadapatan pajak tahun ini bisa teecapai dan saya optimis akan tercapai,” katanya.
Diketahui Bapend Lebak mendapat target dar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengumpulkan pendapatan pajak daerah tahun 2025 sebesar Rp 248 miliar.
Target ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 197 miliar.
Reporter: nurabidin
Editor: Agung S Pambudi











