SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Derby Manchester dimenangkan tuan rumah, Manchester City, atas Mancheseter United (MU) 3-0 dalam laga lanjutan pekan ke-4 Liga Inggris di Etihad Stadion, Minggu, 15 September 2025.
Gol-gol kemenangan City diciptakan oleh Fhil Foden (18) dan Erling Haarland (52, 68).
Kemenangan The Citizen atas Setan Merah ini membuat anak asuh Pep Guardiola ke papan tengah atau peringkat 8 klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan enam poin dari empat laga.
Sementara, MU tertahan di peringkat 12 dengan empat poin dari emoat laga.
Laga ini juga spesial ditonton langsung sang manajer legendaris MU, Sir Alex Ferguson, yang membawa MU juara Liga Inggris edisi 2013.
Pelatih MU, Ruben Amorim, merasa perbedaan terbesar dalam kekalahan derby MU melawan City adalah gol-gol yang dapat dihindari yang diterima timnya.
“Kalau lihat gol-golnya, kami bisa menghindari gol-gol itu. Itulah perbedaan terbesarnya. Perbedaan terbesarnya adalah ketika kami melakukan transisi, kami tidak mencetak gol. Di babak kedua, mereka bermain lebih baik dalam transisi dan kami kebobolan saat itu,” katanya, dikutip Radarbanten.co.id dari Manutd.com
Menurutnya, dalam pertandingan seperti ini, melawan klub sekelas City yang ditangani Pep Guardiola, yang telah memenangi tujuh gelar Liga Inggris, harus sempurna. Namun, di pertandingan ini, Red Devils tampil tidak sempurna.
“Rasa frustrasinya selalu sama karena banyaknya peluang yang kami butuhkan untuk mencetak gol. Kami perlu memperbaiki banyak hal untuk pertandingan berikutnya. Dalam pertandingan seperti ini, melawan tim-tim papan atas, selisih tipis akan menjadi pembeda. Performanya tidak bagus, di momen-momen tertentu mereka lebih baik dari kami, dan pada akhirnya kami tidak merasa nyaman,” ujarnya.
Editor: Agus Priwandono











