• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

DPW PRIMA Banten Desak Pemda Tegas Tangani Kekerasan di Sekolah

Nahrul Muhilmi by Nahrul Muhilmi
Sabtu, 18 Oktober 2025 19:44
in Berita Utama, Lebak
DPW PRIMA Banten Desak Pemda Tegas Tangani Kekerasan di Sekolah

Ketua DPW PRIMA Banten, Rizky Arifianto

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Banten, Rizky Arifianto, menyoroti lemahnya peran Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menangani dan mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan.

Hal ini ia sampaikan menanggapi kasus viral Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, yang menampar siswanya karena ketahuan merokok.

RelatedPosts

Golkar Banten Kecam Hoax, Tegaskan Solid Dukung Bahlil

Golkar Banten Kecam Hoax, Tegaskan Solid Dukung Bahlil

Sabtu, 7 November 2026 16:20
pembangunan jalan poros desa di Lebak

42 Titik Jalan Poros Desa di Lebak Dibangun

Sabtu, 7 November 2026 14:46
city branding kabupaten lebak

Pemkab Lebak Belajar City Branding ke Banyuwangi

Sabtu, 7 November 2026 14:30
Kejati Banten

Raih Emas Asian Para Games 2026, Atlet Asal Cilegon Dapat Hadiah Mobil dari Reda Manthovani

Sabtu, 7 November 2026 13:45

Menurut Rizky, meski kasus tersebut telah diselesaikan secara damai melalui mediasi yang difasilitasi Gubernur Banten Andra Soni, persoalan itu tidak bisa dianggap selesai begitu saja.

Ia menilai, peristiwa tersebut menunjukkan masih lemahnya sistem pencegahan kekerasan di sekolah dan tidak adanya kebijakan tegas dari pemerintah daerah.

“Penyelesaian damai memang baik, tetapi itu bukan solusi jangka panjang. Pemerintah daerah harus berani mengakui bahwa ada masalah sistemik dalam penanganan kekerasan di sekolah. Ini bukan hanya soal oknum guru atau siswa, tapi kegagalan sistem perlindungan anak di satuan pendidikan,” kata Rizky, Sabtu 18 Oktober 2025.

Rizky menjelaskan, kekerasan di sekolah dapat muncul dalam berbagai bentuk, tidak hanya fisik. Ia mengutip teori kekerasan dari Johan Galtung yang menyebutkan bahwa kekerasan bisa berbentuk langsung, struktural, maupun kultural.

“Kalau budaya kekerasan di sekolah dibiarkan, maka tindakan seperti menampar siswa dianggap wajar. Itu berbahaya, karena berarti kita melegitimasi kekerasan atas nama kedisiplinan,” ujarnya.

Ia juga menilai, faktor lingkungan turut berperan dalam munculnya perilaku kekerasan, baik dari guru maupun siswa. Menurutnya, tekanan sosial, kondisi keluarga yang tidak harmonis, hingga lingkungan sekolah yang tidak mendukung bisa memicu tindakan agresif.

“Guru pun manusia. Tapi ketika sistemnya tidak memberi ruang pembinaan dan pendekatan humanis, maka kekerasan jadi jalan pintas,” jelasnya.

Rizky mengingatkan, pemerintah sebenarnya sudah memiliki payung hukum yang kuat, yakni Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.

Dalam aturan tersebut, satuan pendidikan wajib membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di tingkat sekolah maupun dinas pendidikan daerah.

“Permendikbud itu jelas memberi mandat kepada kepala daerah untuk membentuk satuan tugas dan melakukan evaluasi terhadap tim pencegahan kekerasan minimal setahun sekali. Tapi kenyataannya, banyak sekolah di Banten belum punya TPPK yang aktif. Ini bentuk kelalaian birokrasi daerah,” tegasnya.

Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat, terdapat 735 kasus kekerasan di lingkungan sekolah di Provinsi Banten. Menurut Rizky, angka tersebut seharusnya menjadi alarm serius bagi Pemprov Banten untuk bergerak cepat.

“Kalau sudah ratusan kasus dan tidak ada tindak lanjut nyata, artinya kita gagal melindungi anak-anak kita dari kekerasan,” ucapnya.

Karena itu, Rizky mendorong Pemerintah Provinsi Banten bersama DPRD segera membentuk Peraturan Daerah (Perda) Pencegahan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan.

Ia menilai perda ini penting untuk memperkuat dasar hukum dan memperjelas tanggung jawab pemerintah daerah dalam mencegah serta menangani kasus kekerasan di sekolah.

“Perda itu harus komprehensif, mencakup semua bentuk kekerasan fisik, verbal, psikologis, diskriminatif, hingga intoleransi. Selain itu, harus ada mekanisme pengaduan yang mudah diakses dan layanan pendampingan psikologis bagi korban,” ujar Rizky.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh hanya bersikap reaktif saat kasus sudah viral. Dia juga menyerukan agar kejadian di SMAN 1 Cimarga menjadi pelajaran berharga.

“Kita tidak butuh sekadar permintaan maaf, tapi perubahan nyata. Pendidikan seharusnya membentuk karakter, bukan menormalisasi kekerasan. Pemerintah daerah harus hadir, bukan hanya ketika masalah sudah jadi sorotan publik,” pungkasnya.

Reporter: Nahrul Muhilmi

Editor: Agung S Pambudi

Tags: DPW PRIMA BantenkekerasanLebak BantenPemprov BantenRizky ArifiantoSMAN 1 Cimarga
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Bupati Pandeglang Hadiri Peresmian STIA Banten yang Berubah Nama Menjadi IKNUS

Next Post

Kuatkan Nilai Spiritual Masyarakat, Wali Kota Sachrudin Tekankan Kolaborasi Antara Pemerintah dan Warga

Next Post
Kuatkan Nilai Spiritual Masyarakat, Wali Kota Sachrudin Tekankan Kolaborasi Antara Pemerintah dan Warga

Kuatkan Nilai Spiritual Masyarakat, Wali Kota Sachrudin Tekankan Kolaborasi Antara Pemerintah dan Warga

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
serapan pupuk subsidi

Serapan Pupuk Subsidi Banten Belum Optimal, Petani Terkendala Cuaca dan Pendataan

Jumat, 6 November 2026 20:06
Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional

Guru Asal Pandeglang Ukir Prestasi Nasional, Raih Juara 3 Kompetisi Video Pembelajaran Minerba 2026

Kamis, 5 November 2026 16:17
Warga Keluhkan Pelayanan Akta Kelahiran di Pakuhaji Tangerang, Aktivis Sebut Maladministrasi

Warga Keluhkan Pelayanan Akta Kelahiran di Pakuhaji Tangerang, Aktivis Sebut Maladministrasi

Jumat, 6 November 2026 06:32
Hari Ke-12 Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Dua Lokasi di Cikupa

Hari Ke-12 Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Dua Lokasi di Cikupa

Jumat, 6 November 2026 12:42
Perjalanan Anggota DPRD Kabupaten Serang Azmi Maulidy, Dari Pesantren ke Gedung Parlemen

Perjalanan Anggota DPRD Kabupaten Serang Azmi Maulidy, Dari Pesantren ke Gedung Parlemen

Jumat, 6 November 2026 13:30
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Golkar Banten Kecam Hoax, Tegaskan Solid Dukung Bahlil

Golkar Banten Kecam Hoax, Tegaskan Solid Dukung Bahlil

by Abdul Rozak
Sabtu, 7 November 2026 16:20
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Banten menegaskan soliditasnya di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai...

Anggittyas Putri

6 Tahun Berlatih, Anggittyas Putri Bidik Emas Lempar Lembing dan Tolak Peluru di Porprov Banten 2026

by Syaiful Adha
Sabtu, 7 November 2026 16:04
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID - 6 tahun menekuni atletik menjadi bekal Anggittyas Putri untuk memburu prestasi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.