RADARBANTEN.CO.ID- Pertandingan sengit antara Adhyaksa FC Banten dan PSMS Medan dalam lanjutan Liga 2 Championship Indonesia pekan keenam di Banten International Stadium berakhir dengan skor imbang 1‑1, Sabtu 18 Oktober 2025.
PSMS Medan unggul terlebih dahulu pada menit ke‑9 lewat gol spektakuler dari Felipe Cadenazzi yang melepaskan tembakan jarak jauh setelah menerima umpan dari rekan setimnya. Namun semangat tuan rumah Adhyaksa FC tidak padam mereka terus menekan dan berhasil menyamakan kedudukan di masa injury time lewat gol dari Makan Konaté yang memaksakan hasil seri bagi kedua tim.
PSMS harus bermain dengan 10 orang setelah Felipe mendapatkan kartu kuning kedua akibat insiden menyikut pemain Adhyaksa, Jonathan David Campbell, yang kemudian dikonfirmasi lewat pengecekan VAR. Meski dalam kondisi inferior, Ayam Kinantan tetap tahan banting dan berhasil pulang membawa satu poin penting.
Di klasemen sementara, hasil imbang ini cukup aman bagi kedua tim karena sebelum laga keduanya memiliki delapan poin dan tertempel ketat di papan atas.
Pelatih Ade Suhendra sebelumnya menegaskan bahwa dukungan masyarakat sangat penting agar performa tim makin kuat. “Kita mensyukuri hasil tadi, karena kita bisa menghindari kekalahan. Gol terjadi dua menit lagi menjelang waktu habis, sehingga patut kita syukuri,” kata Ade saat berada BIS.
Ade menambahkan, tim nya sempat kaget dengan gol dari PSMS Medan, sehingga membuat anak asuhnya terkejut pada awal laga.
Dalam laga penguasaan bola dan peluang terbuka memang dikuasai Adhyaksa di babak kedua, namun disiplin bertahan PSMS dan eliminasi celah dari 10 pemain menjadikan Adhyaksa kesulitan memanfaatkan seluruh serangan. PSMS pun mendapatkan keuntungan moral karena bisa membawa pulang satu poin di tengah kondisi sulit.
Ke depan, kedua tim akan kembali berjuang merebut posisi teratas grup. Adhyaksa FC tentu akan berupaya memaksimalkan laga kandang selanjutnya untuk meraih kemenangan, sementara PSMS Medan akan punya waktu untuk evaluasi dan mempersiapkan partai penting di kandang.
Editor: Abdul Rozak










