SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Olahraga biliar kini menjadi tren olahraga kekinian yang banyak diminati. Tidak hanya kaum Milenial, Gen Z pun kini mulai banyak yang memainkan olahraga tersebut.
Selain menampilkan gaya olahraga yang membuat pemainnya keren saat berfoto ria, olahraga ini juga melatih keterampilan dan kesabaran dalam bermainnya.
Salah satu tempat biliar yang baru saja melangsungkan grand opening yakni, Tokyo Billiard & Cafe – Kyoto Chick’s, turut serta untuk semakin menyemarakan olahraga biliar di Kota Serang.
Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, dan Sekda Banten, Deden Apriandhi, turut hadir dalam grand opening tersebut.
Dikatakan oleh Owner Tokyo Billiard & Cafe, Moh Ramadhan Ibnu Maulana, yang juga menjabat Direktur PT Tiga Putra Raja Banten, tempat yang ia didirikan bertujuan untuk memberikan sarana hiburan olahraga di Kota Serang.
“Menurut saya Kota Serang ini semakin banyak yang memiliki hobi olahraga biliar, maka dari itu kami hadirkan tempat untuk menyalurkan hobi tersebut di Kota Serang,” katanya.
Tempat biliar yang terletak di Jalan Raya Petir-Serang KM 4, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, ini mengusung konsep Cyber Punk dan ala-ala Jepang.
“Jadi konsep ini berangkat dari konsep seperti biliar yang ada di Kota Bandung, saya rasa belum ada yang punya konsep seperti ini disini. Karena memang pangsa pasar kita dari usia 15 tahun sampai 40 tahun, secara segmen pasar, kita sudah tersegmentasi,” ucap Ramadhan
Sehari sebelum grand opening, Ramadhan menuturkan, Tokyo Billiard & Cafe telah melaksanakan open turnamen biliar untuk menjaring atlet-atlet dan memperkenalkan tempatnya.
Tokyo Billiard & Cafe buka mulai pukul 11.00 WIB – pukul 03.00 WIB. Tempat ini juga menghadirkan 10 meja biliar dengan menggunakan meja majestix dengan kualitas baik dan menyediakan Beginner room, Regular Room dan VIP Room.
Di weekday, mulai dari Rp 30 ribu – Rp 40 ribu dan weekend Rp 35 ribu – Rp 45 ribu sudah bisa memainkan olahraga kekinian.
“Kalau mau main murah ada, kalau mau lebih nyaman dan enak cukup naik lima ribu saja, jadi kita masuk semua segmen,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyambut positif kehadiran tempat hiburan biliar di Banten. Ia berpesan agar tidak ada kegiatan negatif, sehingga mengubah stigma masyarakat menjadi lebih positif.
“Pemerintah Provinsi Banten mendukung aktifitas positif anak muda di Banten, dan kami pesan untuk tidak ada alkohol dan Napza di tempat ini, sehingga tempat ini sukses dan membuka jalan untuk atlet-atlet di Banten,” tuturnya.
Editor: Agus Priwandono











