SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat lonjakan tajam pada perdagangan awal pekan, Senin, 5 Januari 2026. Harga emas hari ini naik signifikan sebesar Rp27.000 per gram dan menembus level psikologis Rp2,5 juta.
Mengutip laman resmi Logam Mulia Antam, harga dasar emas batangan ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.515.000. Angka tersebut melonjak dibandingkan harga Minggu, 4 Januari 2026, yang masih berada di posisi Rp2.488.000 per gram.
Lonjakan ini menjadi salah satu kenaikan harian tertinggi emas Antam sejak awal tahun 2026.
Rekap Kenaikan Harga Emas Antam
Berikut rincian pergerakan harga emas Antam hari ini:
- Harga kemarin (4 Januari 2026): Rp2.488.000/gram
- Harga hari ini (5 Januari 2026): Rp2.515.000/gram
- Kenaikan: Rp27.000/gram
Kenaikan tajam ini mengejutkan pelaku pasar, mengingat pergerakan harga emas di awal tahun umumnya cenderung moderat.
Harga Buyback Ikut Terkerek
Sejalan dengan kenaikan harga jual, harga pembelian kembali (buyback) emas oleh Antam juga mengalami penyesuaian naik. Kondisi ini menjadi momentum menarik bagi pemilik emas yang ingin melakukan aksi ambil untung (profit taking).
Namun demikian, masyarakat perlu memperhatikan bahwa transaksi jual beli emas batangan tetap dikenakan pajak sesuai ketentuan PMK Nomor 34/PMK.10/2017.
Daftar Harga Emas Antam Berbagai Ukuran
Berikut daftar harga emas Antam sebelum pajak pada Senin, 5 Januari 2026:
- 0,5 gram: Rp1.307.500
- 1 gram: Rp2.515.000
- 2 gram: Rp4.970.000
- 5 gram: Rp12.350.000
- 10 gram: Rp24.645.000
- 50 gram: Rp122.895.000
- 100 gram: Rp245.712.000
Penyebab Kenaikan Harga Emas
Lonjakan harga emas Antam sebesar Rp27.000 per gram ini diduga dipicu oleh kombinasi sejumlah faktor global, antara lain:
- meningkatnya ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan,
- melemahnya nilai tukar beberapa mata uang terhadap aset safe haven,
- serta meningkatnya permintaan emas dunia saat pembukaan pasar awal pekan.
Kondisi tersebut mendorong investor global kembali memburu emas sebagai instrumen lindung nilai.
Prospek ke Depan
Bagi investor, kenaikan tajam ini dapat menjadi sinyal awal tren bullish emas di bulan Januari 2026. Meski demikian, masyarakat tetap disarankan memantau pergerakan harga secara berkala dan menyesuaikan keputusan investasi dengan tujuan serta profil risiko masing-masing.***











