SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 19.567 siswa Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) dari total sebanyak 1.036 madrasah di 29 Kecamatan di Kabupaten Serang akan melaksanakan ujian akhir yang dilaksanakan sejak Senin 4 Mei hingga Kamis 7 Mei 2026.
Pelaksanaan ujian dilakukan dalam dua skema yakni dilaksanakan di sekolah masing-masing ataupun dilaksanakan di satu lokasi di kecamatan masing-masing.
Diketahui, ada sebanyak tiga kecamatan yang akan melaksanakan ujian di satu titik di tiap kecamatannya, yakni Kecamatan Ciruas yang bertempat di MTs Negeri 1 Kabupaten Serang dengan jumlah 747 siswa.
Lalu Kecamatan Baros yang bertempat 2 di SMP negeri 1 Baros. Ada sebanyak 711 siswa yang akan mengikuti ujian. Terakhir ada di Kecamatan Cinangka dengan jumlah siswa sebanyak 710. Lokasi ujian rencananya akan dilaksanakan di MTs Cinangka.
Ketua Forum Komunikasi Madrasah Diniyah (FKDT) Kabupaten Serang, Hasanudin, mengatakan Madrasah Diniyah Awaliyah merupakan lembaga pendidikan keagamaan non formal yang berada dibawah naungan kemenag Kabupaten Serang.
Pada tahun ini, akan ada sebanyak 19.567 siswa yang akan mengikuti ujian akhir madrasah untuk tahun pelajaran 2025-2026.
“Kami akan melaksanakan ujian akhir madrasah diniyah tahun pembelajaran 2025-2026 dari mulai tanggal 4 sampai 7 Mei dengan jumlah peserta se-Kabupaten Serang sebanyak 19.567 siswa yang berasal dari 1.036 madrasah yang ada di 29 kecamatan,” katanya, Senin 4 Mei 2026.
Ia menuturkan, akan ada sebanyak tiga kecamatan yang akan melaksanakan ujian yang akan dilaksanakan di satu titik di kecamatan masing-masing, yakni Kecamatan Ciruas, Baros dan Kecamatan Cinangka. “Total jumlah siswa dari tiga kecamatan tersebut ada sebanyak 2.168,” ujarnya.
Hasanudin mengatakan, kolaborasi dan komunikasi yang baik merupakan cerminan yang baik bagi FKDT di tingkat kecamatan.
“Saya mensupor dan menyambut baik tiga kecamatan yang memfokuskan pelaksanaan ujian di satu titik dengan memanfaatkan gedung SMP dan MTs, kami mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah yang bersangkutan, serta tak lupa ucapan terimakasih kepada kepala dinas pendidikan kan kepala Kemenag yang sudah mengijinkan tempatnya digunakan,” ujarnya.
Hasanudin berharap, pada pelaksanaan ujian tahun ini dapat berjalan dengan lancar karena akan menjadi tahapan akhir bagi siswa sebelum masuk ke SMP ataupun MTs. Pelaksanaan ujian juga menjadi bagian evaluasi atas hasil belajar siswa selama empat tahun di MDA.
“Ke depan, mudah-mudahan kecamatan lain bisa gabung 1 titik, lalu pemerintah terus memperhatikan pendidikan diniyah baik sarpas, maupun gurunya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hasanudin juga berharap pihak SMP dan MTs di Kabupaten Serang bisa menindaklanjuti Perda No 7 tahun 2020 tendang penerimaan siswa menggunakan syahadah diniyah dalam syarat masuk.
“Sehingga pendidikan di Madrasah Diniyah Awaliyah bisa terus hidup di Kabupaten Serang sehingga anak-anak bisa mendapatkan bekal pendidikan agama yang baik,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











