SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Festival Ciomas Ngabring segera digelar. Masyarakat Kecamatan Ciomas dan Pemerintah Kecamatan Ciomas akan menggelar perhelatan itu pada 18 Juli 2026.
Pelaksanaan festival bertujuan untuk mengenalkan dan mengembangkan potensi lokal yang ada di Kecamatan Ciomas. Baik itu kesenian, budaya, hingga potensi desa di Kecamatan Ciomas.
Camat Ciomas, Ugun Gurmilang mengatakan, Festival Ciomas Ngabring untuk mengenalkan potensi-potensi yang ada di Kecamatan Ciomas, baik dari segi keindahan alam hingga kesenian dan budaya. “Saya lihat dari 11 desa yang ada di Kecamatan Ciomas, hampir semuanya mempunyai potensi, dan keindahan alam yang tak kalah dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia,” katanya, Minggu, 14 Juni 2026.
Ia mengaku, selama ini potensi-potensi wisata yang ada di Kecamatan Ciomas belum terkelola dengan baik. Sehingga belum banyak masyarakat yang tau mengenai potensi alam yang ada di Kecamatan Ciomas. Ia berharap pelaksanaan festival tersebut, akan mampu mengenalkan potensi wisata yang ada. Sehingga, semakin banyak orang yang ingin datang dan berlibur ke Ciomas.
“Kita ada Danau Cibanten dan Cibulakan yang masuk Desa Sukabares. Kalau di Citaman ada Museum Golok Ciomas. Di Desa Lebak ada Sungai Cisular, Desa Siketuk ada Gunung Parakasak yang suasananya seperti di negeri di atas awan,” ujarnya. Kemudian, ada Ujung Tebu memiliki pemandangan indah ke Gunung Karang dan Gunung Parakasak, bahkan ada Curug Sawer. Di Desa Cisitu ada Curug Sigeng, kuda, dan Curug Tomo. Di desa lainnya ada banyak wisata religi. Ini semua belum terpublikasi dengan baik,” ujarnya.
Ia menuturkan, festival ini rencananya akan berlangsung selama satu bulan dengan berbagai rangkaian kegiatan. “Ada beberapa even. Pertama tanggal 18 kita kumpul di Titik Nol Cibanten, di Danau Biru kita akan tebar 20 ribu benih ikan dengan mengajak pelajar. Lalu setelah itu akan ngabring ke Sukabares, melibatkan berbagai peguron pencak silat, ada 8 jurus di Festival Ngabring. Target peserta 3.500,” ujarnya.
Di Desa Sukabares rencananya akan ada penerbangan sebanyak150 balon udara. Setelah itu, di tanggal 19 akan menerbangkan 6.000 lampion. Tak hanya itu, akan ada banyak rangkaian kegiatan yang dilaksanakan hingga 18 Agustus 2026.
“Kita libatkan seluruh masyarakat, termasuk semua masyarakat bisa belanja baik hasil bumi dan lain sebagainya. Ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Rostinah











