CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Cabang olahraga kempo menjadi salah satu penyumbang medali bagi kontingen Kota Cilegon pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026.
Dari 12 nomor yang diikuti, seluruh atlet Kota Cilegon berhasil mempersembahkan medali dengan total raihan dua medali emas, enam medali perak, dan empat medali perunggu.
Berdasarkan rekapitulasi hasil pertandingan, Kota Cilegon menempati peringkat kedua perolehan medali cabang olahraga Shorinji Kempo dengan total 12 medali.
Posisi pertama ditempati Kota Tangerang yang meraih lima medali emas, dua perak, dan dua perunggu.
Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Cilegon, I Dewa Gede Suwardana, mengatakan capaian tersebut patut disyukuri karena seluruh atlet yang diturunkan berhasil menyumbangkan medali bagi Kota Cilegon.
“Kebetulan dari 12 nomor yang diikuti, atlet kita semuanya mendapatkan medali. Total dua emas, enam perak, dan empat perunggu,” katanya.
Meski demikian, Dewa mengakui target yang dipasang sebelum pertandingan belum sepenuhnya tercapai.
Beberapa atlet yang diprediksi mampu meraih medali emas harus puas finis sebagai peraih perak setelah mengalami kendala saat pertandingan.
“Kami memang belum bisa memenuhi target. Kemarin juga atlet kita di semifinal banyak yang cedera. Harusnya diprediksi juara, tetapi akhirnya hanya meraih medali perak di final,” ujarnya.
Menurut Dewa, kondisi fisik atlet menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dalam program pembinaan ke depan.
Ia menilai peningkatan daya tahan fisik menjadi kunci agar atlet mampu tampil optimal sepanjang pertandingan.
“Mungkin ke depan dari sisi fisik harus lebih ditingkatkan lagi untuk menghadapi kejuaraan berikutnya,” katanya.
Dewa menjelaskan, persiapan menghadapi POPDA XII Banten 2026 sebenarnya telah dilakukan sejak Januari melalui proses seleksi atlet.
Hasil yang diraih saat ini juga menjadi modal positif karena sebagian besar atlet yang memperkuat Kota Cilegon masih berusia muda.
“Sebetulnya tim sekarang banyak yang masih muda. Untuk POPDA berikutnya sekitar 80 persen atlet ini masih bisa bermain lagi,” ujarnya.
Karena itu, ia optimistis prestasi kempo Kota Cilegon masih dapat ditingkatkan pada ajang-ajang mendatang apabila pembinaan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Dewa juga berpesan kepada para atlet agar terus meningkatkan kualitas latihan dan menjaga kedisiplinan dalam berlatih untuk menghadapi berbagai kejuaraan yang akan datang.
“Kepada atlet saya berharap latihan perlu terus ditingkatkan untuk kejuaraan berikutnya. Disiplin berlatih juga harus lebih ditingkatkan lagi,” tuturnya.
Raihan dua emas, enam perak, dan empat perunggu tersebut turut menambah perolehan medali kontingen Kota Cilegon dalam persaingan klasemen POPDA XII Banten 2026.
Editor: Abdul Rozak











