PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kodim 0601/Pandeglang akan membangun jalan penghubung Desa Pasirgadung dan Desa Simpang Tiga, Kecamatan Patia, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026.
Program tersebut dibahas dalam Zoom Meeting Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD ke-129 yang diikuti Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani bersama Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto dan Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Afri Swandi Ritonga, Jumat, 3 Juli 2026. Rakornis melalui zoom ini bersama Waaster Kasad Bidang Pembinaan Teritorial (Binter) Brigjen TNI Boemi Ario Bimo.
Rakornis TMMD digelar untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan TMMD ke-129 berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui forum tersebut, program lintas sektoral antara TNI, Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat disinergikan untuk mempercepat pembangunan nasional dari desa.
Pada pelaksanaan TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026, Kodim 0601/Pandeglang akan melaksanakan pembangunan di Kecamatan Patia, tepatnya pada akses jalan yang menghubungkan Desa Pasirgadung dengan Desa Simpang Tiga.
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengapresiasi komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Pandeglang melalui program TMMD.
“TNI terus menghadirkan program TMMD sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan TMMD ke-129 berjalan sukses dan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Menurut Dewi, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong, mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Sementara itu, Waaster Kasad Bidang Pembinaan Teritorial Brigjen TNI Boemi Ario Bimo mengapresiasi seluruh kepala daerah yang terus mendukung pelaksanaan TMMD di wilayah masing-masing.
“Bahwa TMMD merupakan orkestrasi lintas sektoral yang menyatukan TNI, Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa dalam upaya mempercepat pembangunan nasional melalui pembangunan desa,” katanya.
Ia menegaskan, TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga menyatukan seluruh komponen bangsa.
“Melalui tema ‘TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa’, kita ingin menegaskan bahwa percepatan pembangunan nasional akan terwujud apabila seluruh elemen bangsa memiliki tekad dan langkah yang sama dalam membangun Indonesia dari desa,” ujarnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











