• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Sampah Residu di Kabupaten Tangerang Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi, Ada Teknologi Taruma Agni

Mulyadi by Mulyadi
Jumat, 14 Agustus 2026 15:46
in Berita Utama, Tangerang
0
Sampah Residu di Kabupaten Tangerang Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi, Ada Teknologi Taruma Agni

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama mitra Bank Sampah IRMAS Desa Pete dalam program pengolahan sampah residu menjadi produk bernilai ekonomi.

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sampah rumah tangga yang selama ini dianggap sebagai limbah mulai diolah menjadi produk bernilai ekonomi melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Bank Sampah IRMAS, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Program tersebut melibatkan tim Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama Bank Sampah IRMAS Desa Pete sebagai mitra. Salah satu inovasi yang diterapkan yakni pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Taruma Agni untuk mengolah sampah residu menjadi arang.

Selain pengolahan sampah, program tersebut juga memanfaatkan platform digital berbasis Customer Relationship Management (CRM) untuk memperkuat pemasaran dan hubungan antara bank sampah dengan masyarakat.

Bank Sampah IRMAS Desa Pete merupakan kelompok masyarakat yang beranggotakan 14 orang dan selama ini aktif dalam kegiatan pengelolaan sampah di lingkungan sekitar.

Program PKM tersebut diarahkan untuk menjawab tantangan pada aspek produksi dan pemasaran, khususnya dalam meningkatkan nilai guna sampah residu sekaligus memperluas akses pasar dan kemitraan.

Salah satu inovasi utama dalam program tersebut adalah pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mengolah sampah residu menjadi arang.

Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menangani jenis sampah yang sebelumnya belum tertangani secara optimal sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.

Melalui pendampingan, anggota Bank Sampah IRMAS tidak hanya diperkenalkan dengan teknologi pengolahan sampah, tetapi juga dilatih agar mampu mengoperasikan dan memanfaatkannya secara mandiri.

Dengan demikian, sampah yang sebelumnya tidak memiliki nilai ekonomi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus berpotensi memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.

Selain penguatan produksi, program PKM tersebut juga memberikan perhatian terhadap aspek pemasaran.

Tim PKM mengembangkan platform digital yang berfungsi sebagai media informasi, pencatatan kegiatan, pendaftaran mitra, promosi program, hingga promosi produk Bank Sampah IRMAS.

Pendekatan Customer Relationship Management (CRM) digunakan untuk membantu Bank Sampah IRMAS mengelola hubungan dengan nasabah, mitra RT/RW, serta komunitas secara lebih terstruktur.

Sistem tersebut diharapkan dapat membantu pengelolaan data mitra, meningkatkan kualitas layanan, memantau kepuasan pengguna, serta memperkuat loyalitas dan partisipasi masyarakat.

Dengan kombinasi pengolahan sampah dan digitalisasi, Bank Sampah IRMAS tidak hanya diarahkan sebagai tempat pengumpulan sampah, tetapi juga sebagai ekosistem ekonomi masyarakat yang menghubungkan pengelolaan sampah, produksi, pemasaran, dan kemitraan.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong penerapan ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.

Sampah yang sebelumnya berakhir sebagai residu diupayakan kembali masuk ke dalam siklus pemanfaatan melalui proses pengolahan dan penciptaan produk bernilai guna.

Program ini sejalan dengan sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13 terkait penanganan perubahan iklim.

Dari sisi kebijakan nasional, kegiatan tersebut juga mendukung Asta Cita melalui hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri serta penguatan ekonomi hijau.

Pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mengolah sampah residu menjadi arang menjadi salah satu bentuk penerapan inovasi teknologi yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Program tersebut merupakan bagian dari Hibah PKM Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Tahun Pendanaan 2026 Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Program tersebut mengusung judul “Penerapan Sistem Customer Relationship Management (CRM) dalam Penguatan Keberlanjutan Nilai Ekonomi Limbah Sampah Desa melalui Produksi Arang pada Bank Sampah IRMAS Desa Pete”.

Program tersebut dilaksanakan berdasarkan Kontrak Nomor 0698/LL3/DT.06.01/2026 dan 2143/HIBAHPKM-RIS/IV/2026.

Tim pengusul terdiri atas Erick Fernando sebagai ketua, serta Yulius Denny Prabowo dan Tangguh Okta Wibowo sebagai anggota pelaksana.

Sejumlah mahasiswa juga terlibat dalam pengembangan platform digital, dokumentasi, pelatihan, serta pendampingan teknologi kepada masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari proses hilirisasi pengetahuan. Mereka tidak hanya membantu pengembangan teknologi digital, tetapi juga terlibat langsung dalam pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, Bank Sampah IRMAS diharapkan tidak hanya memperoleh teknologi dan platform digital, tetapi juga pengetahuan untuk mengembangkan kapasitas produksi dan pemasaran secara mandiri.

Program ini menempatkan teknologi bukan sekadar sebagai alat, tetapi sebagai sarana untuk memperkuat kemandirian masyarakat.

Integrasi teknologi pengolahan sampah dengan sistem digital CRM diharapkan dapat membuka peluang pengembangan jejaring kemitraan, memperluas pemasaran, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Ke depan, model pemberdayaan yang diterapkan di Bank Sampah IRMAS Desa Pete diharapkan dapat dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain.

Dengan menggabungkan inovasi teknologi, digitalisasi layanan, penguatan kapasitas masyarakat, dan ekonomi sirkular, pengelolaan sampah diharapkan tidak lagi sekadar menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk menciptakan nilai ekonomi dan mendorong kemandirian masyarakat.

Editor: Mastur Huda

Tags: PKMprogram Pengabdian kepada Masyarakatsampah rumah tanggaUniversitas Multimedia Nusantara
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

APBD Perubahan Kota Serang 2026 Defisit Rp62 Miliar, Ditutup SiLPA 2025

Next Post

APBD Perubahan 2026 Kota Serang, Anggaran Infrastruktur Capai Rp608 Miliar

Next Post
APBD Perubahan 2026 Kota Serang, Anggaran Infrastruktur Capai Rp608 Miliar

APBD Perubahan 2026 Kota Serang, Anggaran Infrastruktur Capai Rp608 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Curi Tas Saat Warga Salat Jumat, Ari Garia Didakwa Rugikan Korban Rp15 Juta

Curi Tas Saat Warga Salat Jumat, Ari Garia Didakwa Rugikan Korban Rp15 Juta

by Fahmi
Jumat, 14 Agustus 2026 16:56
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ari Garia didakwa mencuri sebuah tas milik warga di Perumahan Bumi Harapan Sejahtera, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang,...

Hari Pramuka ke-65, Kapolda Banten Ajak Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

Hari Pramuka ke-65, Kapolda Banten Ajak Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan

by Fahmi
Jumat, 14 Agustus 2026 16:47
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Memperingati Hari Pramuka ke-65 yang jatuh pada 14 Agustus 2026, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan ucapan...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.