KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya kedekatan pemerintah dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling (Jumling).
Hal tersebut disampaikan saat silaturahmi dengan warga dan tokoh agama di Masjid Jami’ Falahul Muttaqin, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang Jumat 11 September 2026.
Maesyal mengatakan, kegiatan Jumling seperti ini menjadi salah satu cara pemerintah daerah untuk melihat langsung kondisi masyarakat, sekaligus mendengar aspirasi dan harapan warga.
“Jadi, jumling ini bukan hanya kegiatan rutin. Ini kesempatan kita untuk bertemu langsung dengan masyarakat, bersilaturahmi dan mendengarkan apa yang menjadi harapan warga, serta kondisi faktual di lapangan dapat terlihat dengan lebih jelas,” kata Maesyal.
Menurutnya, pembangunan Kabupaten Tangerang tidak dapat hanya mengandalkan program pemerintah.
Sebab, partisipasi masyarakat dan semangat gotong royong diperlukan agar pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi warga.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan kebersamaan, gotong royong dan dukungan masyarakat,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, pelayanan publik tidak hanya dilakukan di kantor pemerintahan.
Karena, pemerintah juga perlu turun langsung ke tengah masyarakat untuk mendengar persoalan dan memastikan pembangunan sesuai dengan kebutuhan warga.
“Pelayanan publik tidak hanya di dalam kantor. Bertemu warga, mendengarkan dan bersilaturahmi dengan warga tanpa jarak seperti ini juga menjadi bagian pemerintah untuk memastikan pembangunan berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Maesyal juga menilai masjid memiliki peran strategis dalam kehidupan sosial masyarakat.
Karena selain menjadi tempat ibadah, masjid dapat menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, kepedulian sosial, dan kerukunan warga.
“Kami berharap hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin dekat,” pungkasnya












