PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dua pelajar asal Kabupaten Pandeglang berhasil mengharumkan nama Banten di tingkat nasional melalui ajang Festival Dalang Anak Nasional (FDAN) ke-19 Tahun 2026. Keduanya sukses membawa pulang gelar juara dalam festival yang digelar di Padepokan Pewayangan Kautamaan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Kedua dalang cilik tersebut adalah Rizki Wahyu Rohman, siswa SMPN 3 Pandeglang sekaligus binaan Kelas Wayang Pandeglang, yang berhasil meraih Juara 1 FDAN 2026 Kelompok B. Sementara itu, Altan Muttaqi Sasmita, murid SDN Pandeglang 6, meraih Juara 4 FDAN 2026 Kelompok A.
Prestasi tersebut disambut bangga oleh pihak sekolah dan komunitas seni setempat. Perwakilan guru SMPN 3 Pandeglang sekaligus Founder Kelas Wayang Pandeglang, Wildan F, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan dan komitmen dalam mengembangkan bakat anak-anak daerah.
“Kami merasa sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih oleh Rizki Wahyu Rohman dan Altan Muttaqi Sasmita. Capaian ini merupakan bukti nyata bahwa semangat belajar, kerja keras, kedisiplinan, dan keberanian untuk berkompetisi mampu melahirkan prestasi yang membanggakan,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis (5/11/2026).
Menurut Wildan, keberhasilan dalam kompetisi bukan hanya tentang meraih piala, tetapi juga membentuk karakter generasi muda. Keberanian tampil dan mengekspresikan kemampuan di panggung nasional diharapkan dapat memotivasi pelajar lainnya di Pandeglang untuk terus berkarya.
“Kami berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk terus menggali dan mengembangkan potensi, berani mengekspresikan kemampuan, serta tidak berhenti berkarya,” tambahnya.
Ia mengatakan, prestasi tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pelatih, orang tua, sekolah, hingga komunitas seni yang terlibat dalam proses pembinaan.
Menurutnya, sinergi antara institusi pendidikan formal dan komunitas pelestari seni seperti Kelas Wayang Pandeglang menjadi bagian penting dalam melahirkan talenta muda di bidang pedalangan.
Wildan berharap keberhasilan kedua dalang cilik tersebut dapat menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar, sekaligus mendorong pelestarian seni pedalangan di Pandeglang dan Banten.
“Semoga keberhasilan ini menjadi awal dari pencapaian-pencapaian yang lebih gemilang di masa mendatang untuk Pandeglang dan Banten,” katanya.
Editor: Aas Arbi











